Menurut Direktur Utama MIDI, Rullyanto, target penjualan akan disumbang oleh penambahan 100 gerai Alfa di tahun depan. Rencananya, akan dibangun 60 gerai Alfamidi dan 40 gerai Alfa Expess, dengan fokus market di wilayah Jabodetabek dan Makasar.
"Sales volume kami 2011 akan tumbuh 60-70% dari tahun ini, yang sekitar Rp 1,6-1,7 triliun. Laba kami sampai akhir tahun Rp 10 miliar," ungkapnya usai listing di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta, Selasa (30/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga September 2010, perseroan telah memiliki 380 gerai yang terdiri dari 240 gerai Alfamidi dan 140 gerai Alfa Ekspres. Tahun depan siapkan dana (capital expenditure) Rp 287 miliar untuk pembanguanan gerai dan satu distribution center (DC) di Makasar.
"Kami siap operasikan DC Makasar pada semester II-2011. Nantinya DC akan mendistribusikan ke wilayah Makasar," jelas Direktur Keuangan, Ferina Kristanto.
"Midi mungkin akan bangun gerai di Gowa satu dan Pare-Pare satu. Untuk Ambon, kita harus buka DC baru," tambah Rullyanto.
Perseroan pun tidak gentar dengan semakin maraknya konsep 'warung express' di Indonesia. Khususnya di Jabodetabek, MIDI siap mengemas ulang gerai mereka dengan produk "ready to drink", seperti yang dilakukan kompetitor perseroan.
(wep/ang)











































