"Sebenarnya right issue itu lebih dari Rp 1 triliun," kata Direktur Utama Intraco, Petrus Halim ketika ditemui di Plasa Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (30/11/2010).
Aksi korporasi tersebut, rencananya akan dilaksanakan sekitar kuartal II-III 2011. "Kita usahakan kuartal kedua, ketiga nanti," tambah Petrus.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Petrus mengatakan dana yang diperoleh dari hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi tambang batubara. Saat ini, perseroan tengah menjajaki 2-3 tambang yang akan diakusisi.
"Kita belum bisa jelaskan detilnya, mungkin baru akan kita dapat kepastian di paruh pertama tahun depan," ujarnya.
Sementara untuk bisnis kontraktor pertambangan, Dirinya mengatakan INTA akan meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 100.000 ton per bulan pada 2011.
"Kalau sampai saat ini kita sudah memproduksi sekitar 50.000 ton per bulan," tukasnya.
(dru/ang)











































