Sementara nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis, dibuka di posisi Rp 9.045/USD$ dibandingkan penutupan kemarin di Rp 9.040/US$.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 14,833 poin (0,42%) ke level 3.546,044. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,893 poin (0,61%) ke level 641,969.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga Pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menanjak, naik 30,406 poin (0,86%) ke level 3.561,617. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat 7,404 poin (1,16%) ke level 645,480.
Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih akan fluktuatif dengan adanya penguatan. Beberapa investor akan memanfaatkan kondisi kejatuhan bursa ini untuk melakukan aksi beli selektif.
Indeks juga masih akan terkena hantaman sentimen negatif dari beberapa belahan dunia, seperti kebijakan suku bunga di China dan krisis Eropa yang mulai menyebar, di mana Portugal sudah diturunkan peringkatnya.
Saham-saham di bursa Amerika Serikat alias Wall Street kemarin mengalami pelemahan, meski penurunannya tidak sebesar hari sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (30/11/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 46,47 poin (0,42%) ke level 11.006,02. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 7,21 poin (0,61%) ke level 1.180,55 dan Nasdaq melemah 26,99 poin (1,07%) ke level 2.498,23.
Hal ini diperkirakan masih akan memberi sentimen negatif terhadap pergerakan bursa-bursa di Asia. Pagi ini, bursa-bursa regional masih mengalami pelemahan dan berjalan di zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 8,83 poin (0,31%) ke lelevel 2.811,35.Β Β Β
- Indeks Hang Seng turun 105,75 poin (0,46%) ke level 22.902,24.Β Β Β
- Indeks Nikkei 225 turun 5,24 poin (0,05%) ke level 9.931,80.Β Β Β
- Indeks Straits Times turun 16,57 poin (0,53%) ke level 3.128,13.
(ang/ang)











































