"Seluruh fraksi secara aklamasi dari komisi VI untuk membentuk Panja," ujar Ketua Komisi VI DPR Erlangga Hartanto usai rapat bersama Kementerian Negara BUMN di Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2010).
Ia menyampaikan, seluruh catatan dari masing-masing fraksi di Komisi VI hari ini akan menjadi catatan dalam Panja ke depan. DPR juga secepatnya akan melaksanakan agenda baru tersebut, hingga seluruh kisruh IPO saham KS yang terjadi selama ini bisa dijelaskan.
Β
"Kalau bisa kemarin. Kita akan lakukan secepatnya. Seluruh concern dari Komisi VI ini jadi catatan. Panja bisa tertutup dan terbuka tergantung tergantung Undang-Undang Pasar Modal (UUPM)," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri negara BUMN Mustafa Abubakar juga berharap dengan Panja seluruh kisruh privatisasi BUMN baja ini dapat selesai.
KS melepaskan 3.155.000.000 saham baru ke publik dan mencatatkannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. Dengan harga Rp 850, maka total perolehan dana IPO sebesar Rp 2,681 triliun.
Dalam proses bookbuilding yang telah digelar dan berakhir pekan lalu, KS berhasil memperoleh pesanan hingga 30 miliar saham atau hampir 9 kali dari jumlah saham yang dilepas ke publik.
Namun penetapan harga saham IPO Rp 850 itu dinilai sangat murah dan berpotensi merugikan negara. IPO KS ini juga menuai gugatan dari 13 ekonom.
(wep/dnl)











































