Saham-saham melonjak karena meningkatnya spekulasi Bank Sentral Eropa akan menaikkan belanja surat utang pemerintah. Sementara pejabat pemerintah AS mengatakan akan mendukung fasilitas penyelamatan Uni Eropa via IMF.
"Ini sepertinya adalah seburuk-buruknya masalah Eropa, ada perasaan ini bukanlah masalah sistemik yang akan membuat seluruh sistem terjatuh," ujar Jack Ablin, Chief Investment Officer Harris Private Bank seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Rabu (1/12/2010), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melesat hingga 249,76 poin (2,27%) ke level 11.255,78. Indeks Standard & Poor's 500 juga melonjak 25,52 poin (2,16%) ke level 1.206,07 dan Nasdaq menguat 51,02 poin (2,05%) ke level 2.549,43.
Data menunjukkan proses pemulihan ekonomi dunia masih terus berlanjut. Menurut data ADP, Penghasilan sektor swasta menunjukkan kenaikan terbesar dalam 3 tahun terakhir, sementara manufagktur global melonjak didukung oleh China dan Jerman.
Saham-saham yang sensitif terhadap siklus perekonomian melonjak tajam, seperti Alcoa Inc menguat 3,4%, Home Depot Inc melonjak 4,6%.
Volume perdagangan cukup moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,29 miliar lembar saham, sedikit di bawah rata-rata sepanjang tahun ini sebanyak 8,48 miliar lembar saham.
(qom/qom)











































