Pada perdagangan, Rabu (1/12/2010), IHSG naik 87,883 poin (2,48%) ke level 3.619,094. Indeks LQ 45 naik 18,638 poin (2,92%) ke level 656,714.
Penguatan bursa-bursa utama dunia yang cukup tajam diprediksi akan menjadi 'bahan bakar' untuk mendorong IHSG melaju cepat. Investor mulai lagi aktivitasnya untuk mengkoleksi saham-saham unggulan yang sudah tertahan dalam beberapa hari terakhir. IHSG pada perdagangan Kamis (2/12/2010) diprediksi akan menguat signifikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tadi malam Indeks saham di bursa Wall Street membuat loncatan harian terbesar dalam 3 bulan terakhir. Investor mulai menyingkirkan kekhawatiran seputar krisis Eropa dan fokus pada data perekonomian.
Pada perdagangan Rabu (1/12/2010), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melesat hingga 249,76 poin (2,27%) ke level 11.255,78. Indeks Standard & Poor's 500 juga melonjak 25,52 poin (2,16%) ke level 1.206,07 dan Nasdaq menguat 51,02 poin (2,05%) ke level 2.549,43.
Bursa Jepang pun langsung ikut terangkat. Indeks Nikkei-225 dibuka langsung melesat 177,81 poin (1,78%) ke level 10.165,86.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Finan Corpindo Nusa:
IHSG berhasil mengalami rebound seiring dengan penguatan bursa regional setelah keluarnya data PMI China yang mencapai angka tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Dari dalam negeri sentimen positif inflasi November 2010 mencapai 0,6% dan lembaga pemeringkat Moody's yang melakukan kajian untuk menaikkan peringkat Indonesia berhasil mendorong kenaikan IHSG. Asing sendiri kembali membukukan net selling dan menggunakan momentum krisis utang Irlandia serta konfik Korea untuk merealisasikan keuntungan mengingat dari awal tahun IHSG telah membukukan kenaikan hingga 42,8%. Untuk Kamis, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan support 3.570 dan resistance 3.650 mengingat adanya kecemasan di pasar bahwa krisis utang dapat menyebar ke negara Eropa terutama Portugal lainnya sehingga peluang koreksi masih terbuka.
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup menguat 87 point (+2.49%), IHSG mengalami rebound dan membentuk bullish harami setelah menyentuh MA 50, walaupun IHSG masih berada di area bearish tetapi masih ada potensi untuk reversal dan asing sendiri masih melakukan net sell sebesar 207 milliar di pasar regular dan pada hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 3582-3650 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain TINS,INDF,ASII, dan AALI.
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin naik besar didukung oleh reboundnya bursa regional Asia. Sentimen positif dari regional tersebut sekaligus menutup sentimen negatif dari inflasi periode November yang berada diatas ekspektasi. Sementara hari ini kami perkirakan indeks masih akan kembali bergerak mixed pada kisaran 3.580-3.643. Meski berhasil rebound, akan tetapi kami melihat pergerakan indeks masih akan dibayangi oleh kekhawatiran efek domino dari krisis hutang Eropa dan juga konflik semenanjung Korea.
Kresna Sekuritas:
Pelaku pasar kembali melakukan pembelian meskipun angka inflasi di atas ekspektasi. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,570-3,680 dengan BBCA dan TLKM sebagai saham pilihan.
Woori Korindo Securities Indonesia:
IHSG pada perdagangan kemarin akhirnya berhasil melakukan technical rebound yg cukup signifikan hingga 2% lebih setelah tertekan selama tiga hari berturut-turut sebelumnya berkat pengaruh tren positif bursa Asia lainnya dan pembukaan positif bursa Eropa. Kondisi ini membuat IHSG menjauhi titik Fibonacci Retracement 138,2% diikuti pembalikan arah RSI dan Stochastic Oscilator dimana hal ini memberikan potensi pembalikan arah bagi IHSG yang kami perkirakan masih berpeluang bergerak positif terutama memanfaatkan sentimen positif dari rencana Moody's untuk menaikkan peringkat Indonesia satu peringkat dibawah 'Investment Grade'.
IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level 3.575-3.648 dengan saham pilihan BBRI, BMRI, BBCA, INDF dan INDY.
Bapindo Bumi Sekuritas:
Pada perdagangan kemarin (1/12), IHSG ditutup naik tajam sebesar 87,88 point atau 2,49% pada level 3.619,09, sekaligus membentuk candle white marubozu atau bullish reversal patterns yang disertai dengan volume pembelian yang cukup besar dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu indikator stochastic memberikan sinyal beli dan mengindikasikan penguatan (golden cross). Namun semua sinyal ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut apakah ini valid atau tidak.
Pada perdagangan hari ini kami memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support 3.486,85-3.663,17 resistance dengan kecenderungan mixed to high. Saham-saham pilihan hari ini: APLN, BRAU, JSMR, TBIG, TLKM.
Asjaya Indosurya Securities
Pada perdagangan Kamis (2/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.502-3.560 dan resistance 3.648-3.678. IHSG telah membentuk candle marubozu dimana mengindikasikan kekuatan seimbang antara daya beli dan daya jual namun, bisa juga dijadikan momentum untuk melanjutkan penguatan kembali. Meskipun, terdapat pula kemungkinan untuk profit tacking . MACD terlihat masih melemah dengan histogram yang mulai merendah. RSI berbalik arah setelah menyentuh area oversold. William's %R dan Stochastic membentuk pola reversal dengan kecendrungan menguat.
(qom/qom)











































