Namun seiring surutnya faktor krisis di Eropa, IHSG mulai pertengahan pekan lalu sedikit membaik posisinya. Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
- Senin (29/11/2010), IHSG turun 11,864 poin (0,33%) ke level 3.630,636.
- Selasa (30/11/2010), IHSG ambruk 99,425 poin (2,72%) ke level 3.531,211.
- Rabu (1/12/2010), IHSG naik 87,883 poin (2,48%) ke level 3.619,094.
- Kamis (2/12/2010), IHSG naik 75,486 poin (2,08%) ke level 3.694,580.
- Jumat (3/12/2010), IHSG naik tipis 1,680 poin (0,04%) ke level 3.696,260.
"IHSG menutup pekan lalu dengan kenaikan. Akan tetapi, kami melihat kenaikan yang terjadi mulai tertahan. Hal ini terlihat dari pengurangan jumlah saham yang mengalami kenaikan harga meskipun volume dan nilai transaksi mengalami peningkatan termasuk transaksi asing yang juga membukukan nett buy hampir Rp 370 miliar," jelas Reza Priyambada, Managing Research PT. Asjaya Indosurya Securities.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah mengalami rebound, investor mulai profit taking pada beberapa saham. Apalagi minggu ini terpotong libur tahun baru Hijriyah pada Selasa (7/12) sehingga pada Senin ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dan mungkin cenderung konsolidasi," jelas Reza.
Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu ditutup menguat tipis, namun berhasil mencetak kenaikan sepekan yang terbaik. Pada perdagangna Jumat (3/12/2010), indeks Dow Jones naik 19,68 poin (0,17%) ke level 11.382,09. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 3,18 poin (0,26%) ke level 1.224,71 dan Nasdaq menguat 12,11 poin (0,47%) ke level 2.591,46.
Bursa Jepang mengawali perdagangan Senin ini dengan flat. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 2,50 poin (0,02%) ke level 10.175,82.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG pada hari jumat minggu lalu ditutup menguat 1 point (+0.04%) di kisaran 3696 dan gagal ditutup diatas level 3700, asing sendiri pada hari ini masih melakukan net buy sebesar 381 millir di pasar regular, dan jika kita lihat RSI telah berhasil ditutup diatas garis 50 tetapi pada hari jumat IHSG membentuk formasi spinning top dan gagal menembus level 3700 yg merupakan level support sehingga ada kemungkinan untuk terjadi koreksi, dari stochastic sendiri masih terlihat uptrend, pada hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 3630-3730.
Kresna Sekuritas:
Pelaku pasar mengantisipasi HSG kembali tertekan profit taking mengantisipasi data ekonomi global. IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi di kisaran 3620-3750. TLKM dan BMRI menjadi saham pilihan hari ini.
Asjaya Indosurya Securities:
Pada perdagangan Senin (6/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.653-3.675 dan resistance 3.723-3.750. IHSG membentuk candle doji star sesudah terbentuk candle putih dimana mengindikasikan kekuatan daya beli mulai berkurang. Pasar mulai masuk dalam kondisi jenuh namun, diperlukan candle berikutnya untuk mengkonfirmasi adanya pola reversal. MACD terlihat masih mencoba bersinggungan dengan kecendrungan menguat. RSI, William's %R, dan Stochastic bergerak menuju area overbought namun, mulai tertahan. IHSG diperkirakan akan kembali ramai setelah libur tahun baru Hijriyah dengan catatan didukung oleh kondisi
geopolitik dan ekonomi global.
Woori Korindo Securities Indonesia:
Setelah mengalami penguatan yg cukup signifikan selama 2 hari berturut-turut sebelumnya, IHSG pada akhirnya mengalami aksi profit taking pada perdagangan akhir pekan kemarin namun kondisi penutupan IHSG masih dalam kondisi positif meskipun hanya mengalami penguatan tipis. Dengan kondisi RSI dan Stochastic Oscilator yang masih terlihat kuat serta MACD yang mulai mendekati pola golden cross, kami perkirakan IHSG masih berpeluang menjaga momentum positif pada perdagangan awal pekan ini dengan kisaran pergerakan 3.674-3.722. Saham pilihan hari ini adalah KLBF, BBRI, PTBA dan MPPA.
Bapindo Bumi Sekuritas:
Pada perdagangan akhir pekan lalu (3/12), IHSG ditutup naik tipis sebesar 1,68 point atau 0,05% pada level 3.696,26, sekaligus membentuk candle doji star atau bearish reversal patterns. Akan tetapi indikator stochastic serta Volume MA (14d) masih menunjukkan IHSG masih mempunyai peluang untuk naik. Akan tetapi semuanya ini membutuhkan konfirmasi lebih lanjut apakah sinyal ini valid atau tidak. Sementara itu naiknya harga sejumlah komoditas seperti batu bara, emas dan minyak mentah dunia bisa menjadi katalis positif bagi pasar. Pada perdagangan hari ini kami memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support 3.651,45 β 3.747,97 resistance.
Saham-saham pilihan hari ini: BRAU, TINS, TBIG, SMCB WIKA. Saham-saham pilihan sepanjang pekan ini: ADRO, ITMG, JSMR, SMCB, TINS.
(qom/qom)











































