Pada penutupan perdagangan, Senin (6/12/2010), IHSG naik 26,087 poin (0,70%) ke level 3.722.347. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 5,497 poin (0,81% ke level 676,361.
"IHSG mengawali pekan ini dengan kenaikan. Meskipun naik namun, volume dan nilainya lebih rendah dari sebelumnya. Nett buy investor asing membuat IHSG masih bergerak naik. Hal ini didukung oleh tren kenaikan harga komoditas dan pergerakan mayoritas bursa Asia yang naik dipicu oleh pernyataan The Fed untuk membeli obligasi pemerintah AS lebih dari US$ 600 miliar," ujar Reza Priyambada, Managing Research PT. Asjaya Indosurya Securities.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekuatan daya beli dan daya jual hampir sama besar. Pasar bisa melanjutkan kenaikannya bila didukung oleh sentimen positif yang lebih besar. Bila tidak, maka pengaruh daya jual akan mempengaruhi pasar," ujar Reza.
Tadi malam bursa Wall Street sempat melonjak setelah investor mendapatkan suntikan semangat dari berlanjutnya kebijakan pemotongan pajak. Namun antusiasme investor surut setelah imbal hasil obligasi melonjak dan adanya laporan bahwa regulator AS sedang meningkatkan penyidikan atas dugaan insider trading.
Pada perdagangan Selasa (7/12/2010), indeks Dow Jones melemah tipis 3,03 poin (0,03%) ke level 11.359,16, indeks Standard & Poor's 500 menguat tipis 0,63 poin (0,05%) ke level 1.223,75 dan Nasdaq menguat 3,57 poin (0,14%) ke level 2.598,49.
Sementara Bursa Jepang dibuka menguat tipis. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Rabu dengan kenaikan tipis 59,06 poin (0,58%) ke level 10.200,16.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG kembali gagal menembus level resistance di 3730, dan ditutup menguat 26 point (+0.71%) di kisaran level 3722, dari RSI terlihat IHSG telah memasuki wilayah bullish kembali, asing sendiri pada hari senin masih membukukan net buy sebesar 217 milliar di pasar regular terutama di sector coal mining terutama di ADRO, BORN dan BUMI, sehingga pada hari rabu ini IHSG akan berada dikisaran 3700-3775 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain ITMG, ADRO,BUMO dan BORN
Finan Corpindo Nusa:
Kenaikan harga CPO dan komoditas tambang terutama batubara memberikan sentimen positif untuk penguatan IHSG meskipun bursa Asia ditutup bervariasi setelah keluarnya angka pengangguran Amerika yang tidak sebaik ekspektasi dan penguatan nilai tukar yen. Untuk Rabu IHSG diperkirakan bergerak dengan support 3.700 dan resistance 3.750.
Woori Korindo Securities Indonesia:
IHSG kembali ditutup dalam posisi menguat pada perdagangan Senin lalu (06/12) dimana penguatan IHSG telah memasuki hari keempat. Meskipun secara teknikal IHSG masih menyimpan potensi penguatan lanjutan dalam jangka menengah mengacu pada posisi RSI yg masih cukup kuat dan MACD yang konsisten mendekati pola golden cross namun penurunan volume transaksi pada perdagangan Senin lalu dan posisi Stochastic Oscilator yang mulai mendekati zona overbought menyimpan potensi konsolidasi dalam jangka pendek. IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level 3.703-3.741 dengan saham pilihan: BUMI, MPPA dan AALI.
Asjaya Indosurya Securities:
Pada perdagangan Rabu (8/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.684-3.703 dan resistance 3.735-3.748. IHSG membentuk candle spinning tops setelah terbentuk doji star yang mengindikasikan pengaruh daya jual mulai cukup besar. Meskipun tren candle ingin melanjutkan penguatan namun, berhati-hati dengan adanya pembalikan arah. Bila hari ini candle terbentuk marubozu negatif maka pasar mulai masuk dalam fase downtrend . MACD terlihat masih mencoba membentuk golden cross. RSI, William's %R, dan Stochastic telah mendekati area overbought namun, kenaikannya mulai landai. Kekuatan daya beli dan daya jual hampir sama besar. Pasar bisa melanjutkan kenaikannya bila didukung oleh sentimen positif yang lebih besar. Bila tidak, maka pengaruh daya jual akan mempengaruhi pasar.
(qom/qom)











































