"Kita akan masuk mayoritas, lebih dari 50%," jelas Komisaris Utama TLKM, Tanri Abeng dalam acara Transformasi Tata Kelola Keuangan Telkom di Hotel Ritz Calton, SCBD Jakarta, Kamis (9/12/2010).
Ia melanjutkan, saat ini proses penawaran tengah berlangsung. Sayang, Tanri tidak menyebut nilai investasi yang disiapkan perseroan dalam proses akuisisi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak disebutkan secara jelas, perusahaan selular yang dimaksud Tanri. Namun berdasarkan catatan, ada beberapa perusahaan yang telah beroperasi diantaranya, Applifone Co Ltd, ambodia Advance Communication Co Ltd, CamGSM Co Ltd, GT-TELL, Latelz Co Ltd, Mfone Co Ltd dan Sotelco Ltd.
Sebelumnya, Direktur Utama TLKM Rinaldi Firmansyah menyatakan, pihaknya telah siapkan dana Rp 1 triliun. Juga ada dana tambahan, Rp 4 triliun dari perbankan.
Terkait divestasi saham anak usaha yang tidak sesuai dengan core business, PT Patra Telekomunikasi Indonesia (Patrakom), Tantri menegaskan pihak sedang lakukan finalisasi negosiasi dengan salah satu investor strategis.
Ia tidak menyebut investor yang dimaksud. Namun 40% saham Patrakom milik perseroan, dan 40% saham lain milik PT Elnusa Tbk (ELSA) dipastikan akan jadi miliki investor strategis tersebut.
"Ia, seperti itu. Akan jadi satu pihak. Yang tidak sesuai dengan core business, memang kita akan lepas," imbuhnya.
(wep/ang)











































