Indomobil Konversi Utang Rp 360 Miliar

Indomobil Konversi Utang Rp 360 Miliar

- detikFinance
Jumat, 10 Des 2010 12:35 WIB
Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melakukan aksi korporasi dengan mengambil alih utang anak-anak usaha perseroan. Jumlah utang anak usaha mencapai Rp 329,3 miliar sementara perseroan sendiri memiliki utang Rp 30,7 miliar sehingga totalnya mencapai Rp 360 miliar.

Jumlah utang anak usaha dan utang perseroan sebesar Rp 360 miliar akan direstrukturisasi melalui transaksi debt to equity swap atau melalui konversi utangnya kepada PT Tritunggal Inti Permata (TIP) salah satu pemegang saham perseroan menjadi saham.

Indomobil akan mengeluarkan saham baru kepada TIP sejumlah 40.476.725 lembar saham dengan harga konversi Rp 8.894. Nantinya pada tanggal efektif, pihak TIP akan tercatat sebagai pemegang saham sebesar 23,57% atau setara 244.476.725 lembar saham, dari sebelumnya hanya menguasai 20,47% saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling penting Rp 360 miliar itu, bukan pinjaman kita lagi. Coba dengan suku bunga sekarang kalau 6% saja sudah Rp 18-20 miliar itu bisa dipotong (beban bunga)," kata Presiden Direktur Indomobil Sukses Internasional Gunadi Sindhuwinata di kantor, Jl MT Haryono, Jakarta, Jumat (10/12/2010).

Pada akhir pelaksanaan restrukturisasi, nilai pasar wajar per saham dan nilai buku ekuitas per saham perseroan secara teoritis akan meningkat menjadi masing-masing sebesar Rp 5.569 per saham dan Rp 1.017 per saham atau meningkat Rp 135 per saham dan Rp 320 per saham.

Gunadi menjelaskan, langkah konversi utang ini akan semakin memperbaiki posisi keuangan, sekaligus memperkuat struktur permodalan perseroan. Menurutnya sektor otomotif akan terus berkembang karena ditopang pasar yang terus tumbuh.

"Untuk mengimbangi ini kita terus butuh modal antara lain pengembangan showroom, titik-titik jaringan penjualan," jelasnya.

Hingga kini Indomobil memiliki anak-anak usaha yaitu PT Nasional Assembler yang bergerak di bidang perakitan, PT United Prima Motor penyalur kendaraan Cherry dan Hino, PT Wahana Inti Central Mobilindo distrubutor kendaraan Great Wall, dan PT IMG Sejahtera Langgeng perusahaan yang melakukan penyertaan investasi di bidang otomotif.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads