Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 41 poin menyusul ambruknya saham-saham bank. Aksi jual melanda saham perbankan yang akhirnya mengalami koreksi hingga 2,39%.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 1,190 poin (0,03%) ke level 3.746,524. Indeks belum berhasil mencetak penguatan meski dikelilingi sentimen positif bursa-bursa regional yang berhasil mencetak penguatan.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 41,113 poin (1,09%) ke level 3.706,601. Sementara Indeks LQ 45 turun 8,148 poin (1,21%) ke level 663,361.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi jual pada saham-saham unggulan berimbas pada anjloknya indeks di siang hari ini. Investor paling banyak menjual saham-saham bank, sehingga sektor industri keuangan di bursa turun hingga poin.
Raihan tertinggi yang bisa dicapai IHSG hingga siang hari ini di posisi 3.474,807 pada saat pembukaan bursa. Setelah itu, indeks terus menurun tajam dan sempat menyentuh level 3.699,281.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 68.301 kali pada volume 5,322 juta lembar saham senilai Rp 2,165 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 117 saham turun dan 89 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih mencetak penguatan hingga siang hari ini didorong oleh kebijakan suku bunga China. Meski demikian, bursa Singapura sedikit terpeleset dan akhirnya jatuh ke zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa regional di siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 32,80 poin (1,15%) ke level 2.873,84.
- Indeks Hang Seng naik 76,95 poin (0,33%) ke level 23.239,86.
- Indeks Nikkei 225 naik 30,33 poin (0,30%) ke level 10.242,28.
- Indeks Straits Times turun tipis 1,74 poin (0,05%) ke level 3.183,68.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 14.000, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 800 ke Rp 13.100, Indomobil (IMAS) naik Rp 400 ke Rp 7.900, dan Harum Energy (HRUM) naik Rp 250 ke Rp 7.850.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.300 ke Rp 41.700, Indospring (INDS) turun Rp 2.000 ke Rp 11.000, Multibreeder (MBAI) turun Rp 950 ke Rp 15.000, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 51.450.











































