Anjlok 55 Poin, IHSG Balik Lagi ke 3.600

Anjlok 55 Poin, IHSG Balik Lagi ke 3.600

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 13 Des 2010 16:12 WIB
Anjlok 55 Poin, IHSG Balik Lagi ke 3.600
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 55 poin akibat pelemahan di seluruh sektor industri, penurunan terbesar dialami oleh saham perbankan dan konsumer. Indeks terpaksa kembali ke level 3.600.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan, sama dengan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 9.015 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 1,190 poin (0,03%) ke level 3.746,524. Indeks belum berhasil mencetak penguatan meski dikelilingi sentimen positif bursa-bursa regional yang berhasil mencetak penguatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 41,113 poin (1,09%) ke level 3.706,601 menyusul ambruknya saham-saham bank. Aksi jual melanda saham perbankan yang akhirnya mengalami koreksi hingga 2,39%.

Menutup perdagangan, Senin (13/12/2010), IHSG terkoreksi 55,482 poin (1,49%) ke level 3.692,232. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 9,348 poin (1,39%) ke level 662,161.

Saham-saham industri keuangan dan konsumer menjadi pemimpin dalam pelemahan bursa sore hari ini. Aksi jual masif melanda saham-saham di kedua industri tersebut. Seluruh industri di lantai bursa sore ini memerah.

Indeks terus melemah sejak perdagangan dibuka tadi pagi. Sentimen positif bursa-bursa regional tidak direspon dengan baik sehingga IHSG kembali jatuh sangat dalam dan kembali di level 3.600.

Posisi tertinggi yang bisa dicapai IHSG hari ini di posisi 3.751,933 atau tepat pada saat pembukaan bursa. Setelah itu, indeks terus menurun tajam dan sempat menyentuh level terendahnya di 3.681,324.

Perdagangan berjalan moderat dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 138.019  kali pada volume 11,332 juta lembar saham senilai Rp 4,592 triliun. Sebanyak 93 saham naik, 123 saham turun dan 95 saham stagnan.

Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) sebanyak Rp 245,501 miliar dalam perdagangan hari ini.

Bursa-bursa di Asia masih mencetak penguatan hingga sore hari ini menyusul kebijakan pemerintah China menunda kenaikan suku bunga acuan untuk menekan inflasi. Semua melenggang dengan santai di teritori positif, meninggalkan IHSG sendirian di zona merah.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melesat 81,91 poin (2,88%) ke level 2.922,95.   
  • Indeks Hang Seng naik 154,70 poin (0,67%) ke level 23.317,61.   
  • Indeks Nikkei 225 naik 81,94 poin (0,80%) ke level 10.293,89.   
  • Indeks Straits Times naik tipis 2,06 poin (0,06%) ke level 3.187,48.   

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastika (DSSA) naik Rp 1.500 ke Rp 14.500, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 700 ke Rp 13.000, Indomobil (IMAS) naik Rp 500 ke Rp 8.000, dan Harum Energy (HRUM) naik Rp 350 ke Rp 7.950.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.150 ke Rp 41.850, Indospring (INDS) turun Rp 1.200 ke Rp 11.800, Bank Tabungan Pensiunan (BTPN) turun Rp 900 ke Rp 14.000, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 51.450.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup stagnan, sama dengan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 9.015 per dolar AS.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads