Pada perdagangan, Senin (13/12/2010), IHSG terkoreksi 55,482 poin (1,49%) ke level 3.692,232. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 9,348 poin (1,39%) ke level 662,161.
Penurunan IHSG terjadi dalam volume perdagangan yang tidak terlalu ramai sehingga diprediksi bisa memicu technical rebound pada perdagangan Selasa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan IHSG yang serba tipis dalam kisaran yang tidak terlalu lebar tampaknya akan terus berlangsung hingga perdagangan Selasa (14/10/2010) ini. Meski masih ada potensi untuk naik, namun IHSG masih akan terus diramaikan oleh aksi koreksi sehat hingga akhir tahun ini.
"IHSG sendiri belum ada sentimen dalam negeri yang signifkan mempengaruhi laju kenaikannya. Pasar masih wait and see terhadap perkembangan data dan berita yang ada. Sepertinya pasar perlu ada koreksi sehat sementara, sehingga di akhir bulan bisa mendapatkan momentum window dressing," ujar Reza Priyambada, Managing Research PT. Asjaya Indosurya Securities
Tadi malam indeks Saham di bursa Wall Street ditutup variatif. Nasdaq ditutup melemah karena melemahnya saham-saham teknologi berkapitalisasi besar di sesi akhir perdagangan.
Pada perdagangan Senin (13/12/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 18,24 poin (0,16%) ke level 11.428,56. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 9,06 poin ke level 1.240,46, sementara Nasdaq melemah 12,63 poin (0,48%) ke level 2.624,91.
Bursa Jepang mengawali perdagangan Selasa ini dengan penurunan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 21,19 poin (0,21%) ke level 10.272,70.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan awal minggu ini IHSG ditutup melemah 55 point (-1.48%), pada perdagangan hari senin IHSG di dorong oleh 3rd liner seperti NIKL, HRUM, BMTR dan META, IHSG sendiri ditutup diatas MA 20. Asing sendiri pada hari ini masih melakukan net sell sebesar 459 milliar sebagian besar berasal dari sector telekomunikasi dan bangking, pada perdagangan hari ini IHSG akan berada di dalam kisaran 3674 – 3751 dengan saham2 yang dapat diperhatikan yaitu saham2 3rd liner dan untuk saham2 blue chip yang akan melakukan reversal.
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin bergerak melemah ditengah rally yang terjadi pada bursa regional Asia sehubungan dengan langkah Bank Sentral China mempertahankan suku bunganya. Kami melihat aksi jual oleh investor asing kemarin memberikan sentimen negatif pada pasar sehingga indeks terus tertekan sepanjang perdagangan sesi 2. Kami memproyeksikan hari ini indeks akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 3.671-3.702.
Kresna Sekuritas:
Tekanan jual di sector perbankan membuat IHSG kembali tertekan. Tekanan jual diperkirakan masih dapat berlanjut mengingat masih minimnya katalis bagi pasar. Untuk hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,645-3,750 dengan TLKM dan ADRO sebagai saham pilihan.
Woori Korindo Securities Indonesia:
IHSG untuk kali kedua kembali ditutup dalam kondisi negatif di tengah kondisi trend positif pada bursa AS dan bursa Asia lainnya. IHSG tampaknya mengalami kondisi koreksi secara teknikal dipengaruhi oleh minimnya sentimen domestik. Namun yang menarik adalah kondisi penutupan IHSG pada perdagangan kemarin yang ditutup di area garis median bolinger band yang kami perkirakan dapat membuat IHSG mengalami technical rebound dan terlebih lagi koreksi IHSG di hari kedua kemarin juga dalam kondisi volume transaksi yang dibawah rata-rata harian sebelumnya. IHSG pada hari ini kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level 3.665-3.722 dengan saham pilihan antara lain CMNP dan NIKL.
Indosurya Securities:
Pada perdagangan Selasa (14/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.637-3.665 dan resistance 3.735-3.779. IHSG diperkirakan masih dalam tren pelemahan. Pola candle yang terjadi juga mengkonfirmasi adanya koreksi dan belum ada tanda-tanda reversal. Penguatan MACD mulai terbatas dan mengindikasikan adanya pola dead cross . RSI gagal melanjutkan menuju area overbought dan bergerak turun mendekati area oversold. William's %R, dan Stochastic mulai berbalik arah menormalkan posisi technical dengan bergerak turun menjauhi areaoverbought.
(qom/qom)











































