Transaksi Minim, IHSG Menguat Tipis 7 Poin

Sesi I

Transaksi Minim, IHSG Menguat Tipis 7 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 14 Des 2010 12:06 WIB
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak penguatan tipis 7 poin di tengah sepinya transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks kembali bercokol di level 3.700 dengan adanya penguatan tersebut.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,560 poin (0,12%) ke level 3.696.792. Indeks berhasil mencetak penguatan tipis 4 poin setelah kemarin mengalami koreksi yang cukup dalam.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (14/12/2010), IHSG menguat tipis 7,921 poin (0,21%) ke level 3.700,153. Sementara Indeks LQ 45 naik 0,459 poin (0,07%) ke level 662,620.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham bank yang kemarin ambruk kini menjadi incaran investor. Investor memanfaatkan posisi rendahnya untuk memborong saham-saham tersebut, hasilnya industri finansial naik hingga 1,23%.

Indeks terus mencetak penguatan sejak pembukaan bursa, posisi terendahnya di 3.691,179. Hingga siang hari ini indeks sempat menyentuh capaian tertinggi di level 3.712,335.

Perdagangan berjalan sepi dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 70.606 kali pada volume 5,802 juta lembar saham senilai Rp 2,465 triliun. Sebanyak 116 saham naik, 109 saham turun dan 70 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia siang ini balik arah ke zona merah, padahal pagi tadi rata-rata mencetak penguatan. Hanya indeks Hong Kong yang masih kuat bertahan di teritori positif.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 5,80 poin (0,20%) ke level 2.917,15.   
  • Indeks Hang Seng naik tipis 19,28 poin (0,08%) ke level 23.336,89.   
  • Indeks Nikkei 225 turun 10,22 poin (0,10%) ke level 10.283,67.
  • Indeks Straits Times turun 2,04 poin (0,06%) ke level 3.180,28.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 16.250, United Tractor (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 23.900, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 6.700, dan Nipress (NIPS) naik Rp 200 ke Rp 4.125.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Fastfood (FAST) turun Rp 2.000 ke Rp 8.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 50.700, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 750 ke Rp 21.450, dan Multibreeder (MBAI) turun Rp 700 ke Rp 14.800.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads