"Treasury stock kita 309 juta saham. Kita sedang menunggu harga bagus," kata Direktur HITS, Permadi Soekasah, di Jakarta, Rabu (15/12/2010).
Penjualan treasury stock setara dengan 6,63% dari total saham yang dicatatkan dan disetor penuh, 4,661 miliar saham. Ada beberapa pihak yang berminat akan saham treasury stock tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai penjualan kapal ditaksir sekitar US$ 2,5 juta, namun kepastiannya masih menunggu proses negosiasi. Di antara calon pembeli, ada pihak lokal yang menyatakan ketertarikannya.
Untuk tahun 2011, perseroan siap menganggarkan belanja modal Rp 150 miliar. Dana ini digunakan untuk penyelesaian pembangunan enam kapal. Perseroan memaksimalkan pendanaan capex dari pinjaman perbankan sebesar 80%. "Kita sedang menjajaki 2-3 bank, di antaranya ada bank BUMN," tegas Bagoes.
Dengan adanya penambahan kapal tersebut, diharapkan kinerja perseroan di 2011 sudah membaik. Perseroan juga baru saja mendapatkan kontrak jangka panjang pengangkutan LNG dari Bontang ke Jepang. Nilai kontrak mencapai US$ 3,2 juta.
(wep/ang)











































