IHSG Coba Kembali ke Level 3.600

Rekomendasi Saham

IHSG Coba Kembali ke Level 3.600

- detikFinance
Jumat, 17 Des 2010 07:38 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup terjun bebas 86 poin akibat minimnya aksi beli yang tidak sebanding dengan aksi jual. Investor asing kembali melepas saham dengan nilai transaksi melebihi Rp 1 triliun.

Pada perdagangan, Kamis (16/12/2010), IHSG anjlok 86,576 poin (2,37%) ke level 3.571,738. Sementara Indeks LQ 45 turun 19,007 poin (2,90%) ke level 635,811.

"Awan hitam masih menutupi BEI. Kondisi global yang direspon negatif membuat IHSG masih berat untuk positif. Berbagai sentimen negatif masih lebih besar dari sentimen positifnya. Investor masih mencermati kondisi Eurozone pasca pengumuman akan diturunkannya peringkat utang Spanyol oleh Moody's dan menanti data inflasi Uni Eropa pada bulan November serta klaim tenaga kerja Uni Eropa untuk Q3-10," urai Reza Priyambada, Managing Research PT. Asjaya Indosurya Securities.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah tersungkur di bawah level 3.600, IHSG diprediksi akan mulai memulihkan dirinya, apalagi didukung pula oleh penguatan bursa-bursa utama dunia. IHSG pada perdagangan Jumat (17/12/2010) diprediksi akan kembali bergerak menguat dan mencoba kembali ke level 3.600.

"Untuk hari ini kami melihat peluang untuk buy on weakness pada saham-saham yang sudah turun cukup dalam. Kisaran support-resistance hari ini 3.536-3.600," jelas Purwoko Sartono, Research Analyst PT. Panin Sekuritas.

Tadi malam bursa Wall Street kembali ke teritori positif, dipicu oleh outlook yang menggembirakan dari FedEx. Investor kembali memburu saham-saham untuk mencetak tingkat pengembalian yang lebih tinggi menjelang akhir tahun. Mereka pun memanfaatkan momentum proyeksi yang cerah dari FedEx untuk memburu saham-saham.

Pada perdagangan Kamis (16/12/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 41,78 poin (0,36%) ke level 11.499,25. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 7,64 poin (0,62%) ke level 1.242,87 dan Nasdaq menguat 20,09 poin (0,77%) ke level 2.637,31.

Bursa Jepang mengawali perdagangan Jumat dengan kenaikan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka naik tipis 14,09 poin (0,14%) ke level 10.326,19.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari kamis IHSG ditutup melemah 86 point (-2.37%) hingga mencapai level 3571, asing sendiri melakukan net sell sebesar 1.1T yang tersebar di hamper diseluruh sector dengan yang terbesar berada di sector perbankan. Jika kita lihat dari Stochastic IHSG sendiri juga telah berada di kisaran oversold sehingga potensi untuk rebound besar, sehingga pada hari ini IHSG akan berada di kisaran 3530-3650.

Kresna Sekuritas:

Penurunan proyeksi pertumbuhan Indonesia di tengah minimnya katalis global mengakibatkan tekanan jual asing kembali terjadi. IHSG diperkirakan masih tertekan di kisaran 3510-3600 dengan TLKM dan INCO sebagai saham pilihan.

Panin Sekuritas:

IHSG kemarin kembali melemah didorong oleh berlanjutnya aksi jual para investor. Penurunan indeks dari awal pekan ini didorong oleh belum kondusifnya krisis di Eropa, kekhawatiran The Fed akan pertumbuhan ekonomi AS yang masih dinilai lemah. Untuk hari ini kami melihat peluang untuk buy on weakness pada saham-saham yang sudah turun cukup dalam. Kisaran support-resistance hari ini 3.536-3.600.

Finan Corpindo Nusa:


IHSG terkoreksi signifikan hari ini dipicu oleh turunnya harga komoditas, pelemahan sebagian bursa regional akibat krisis utang Eropa setelah adanya potensi penurunkan peringkat Spanyol oleh Moody's. Selain itu asing juga kembali membukukan net selling melampaui Rp 1 triliun. Untuk Jumat IHSG diperkirakan bergerak dengan support 3.530 dan resistance 3.630 dengan potensi penguatan.

Indosurya Securities:

Pada perdagangan Jumat (17/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.492-3.532 dan resistance 3.634-3.697. Ternyata candle IHSG kembali membentuk hammer sehingga harapan untuk reversal tidak terjadi. Dengan menggunakan simulasi fibonacci arcs , terlihat IHSG sedang membentuk pola "W" sehingga IHSG diperkirakan akan bergerak menuju support 1 (3.532) sebelum break and reversal. Posisi ini mengulang pola yang pernah terjadi pada akhir November. Tetapi, bila pada hari ini terbentuk candle marubozu atau bullish harami maka merupakan sinyal adanya penguatan. MACD masih bergerak melemah. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak turun mendekati area oversold.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads