Demikian disampaikan Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Ritz Calton, Pasific Place, SCBD, Jakarta, Jumat (17/12/2010).
Ia menambahkan, angka pertumbuhan pelanggan di industri telekomunikasi mencapai 24 juta orang. Di mana 50% menjadi bidikan dari BUMN telekomunikasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai dengan triwulan III-2010, pelanggan telepon seluler perseroan mencapai 93,1 juta. Khusus pelanggan telepon tetap (fixline) 25 juta orang. Sampai akhir 2010 ini, diperkirakan angka pelanggan kembali meningkat tipis menjadi 94 juta orang.
Pendapatan perseroan di 2011 juga diperkirakan akan tumbuh tipis 5% dari raihan di tahun 2010.
Terkait kelanjutkan sinergi TelkomFlexi dengan Esia milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengaku hal ini menjadi suatu tren ke depan. Apalagi industri telekomunikasi domestik telah disesaki beberapa pemain.
"Player kita sudah terlalu banyak, ada 5 GSM dan 6 CDMA. Tren ke depan memang konsolidasi. Dalam 5 tahun ke depan industri telelekomunikasi mengarah ke 2.0," paparnya.
"Seperti yang sudah sampaikan, belum ada perkembangan baru dari direksi," tegasnya.
(wep/dnl)











































