Insentif Pajak Obama Tak Sanggup Angkat Dow Jones

Insentif Pajak Obama Tak Sanggup Angkat Dow Jones

- detikFinance
Sabtu, 18 Des 2010 11:12 WIB
Jakarta - Indeks-indeks saham di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat (17/12/2010) ditutup beragam. Dari tiga indeks utama, hanya Dow Jones yang 'terpleset' meskipun Presiden AS Barack Obama mengumumkan adanya pemotongan pajak.

Pada perdagangan Jumat, indeks Dow Jones turun 7,34 poin (0,06%) ke level 11.491,91. Sementara indeks S&P500 berhasil naik 1,04 poin (0,08%) ke level 1.234,91. Kemudian indeks Nasdaq memperoleh 5,66 poin (0,21%) ke level 2.642,97.

Kemarin, Obama telah menandatangani kesepakatan kontroversial yang dibuatnya dengan Partai Republik soal pemotongan pajak bagi semua masyarakat, baik yang berpendapatan rendah atau tinggi. Kongres telah menyetujui aturan ini 24 jam sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasar menyukai kepastian. Aturan ini membuat para investor mengetahui seperti apa struktur pajak mereka dalam dua tahun ke depan, dan ini lebih baik dibandingkan mereka menghadapi ketidakpastian di tahun depan," tutur Analis David Levy seperti dikutip dari AFP, Sabtu (18/12/2010).

Sementara Analis dari Moody's Augustine Faucher mengatakan, aturan pajak ini akan berkontribusi terhadap perekonomian di 2011.

"Pemotongan pajak ini akan membantu melindungi ekonomi dari resesi 'double dip' dan menjadi bantalan terhadap dampak negatif. Serta membantu pertumbuhan lapangan kerja dan memperkuat belanja konsumen," ujar Augustine.

Augustine mengatakan, Lewat berbagai kebijakan ini, pertumbuhan ekonomi AS tahun depan diperkirakan akan mencapai 4% dan tingkat pengangguran diharapkan dapat menurun 8,7% dari saat ini 9,8%.

Namun kinerja saham masih bergejolak di tengah perhatian terhadap perekonomian Eropa setelah Moody's menurunkan peringkat Irlandia.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads