Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakarta, Selasa (21/12/2010).
"Namanya Mitra Bahtera Segara Sejati," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlahnya memang segitu, 15%. Mereka bergerak di jasa transportasi dan logistik batu bara ke pelabuhan. Jadwalnya Maret (2011)," tambahnya.
Sayangnya, Eddy enggan menyebut target dana IPO MBSS tersebut, termasuk kemungkinan PT Indika Energy Tbk (INDY) mengambil 51% saham MBSS saat IPO terjadi. Dengan pembelian ini, Indika akan menjadi perusahaan batu bara terintegrasi.
"Kalau itu (pembelian oleh Indika), tanyakan ke mereka (Indika). Penjamin emisi OSK (PT OSK Nusadana Securities) dan Mandiri (Sekuritas)," papar Eddy.
MBSS merupakan perusahaan kapal pengangkutan batu bara antar pulau. MBSS berdiri sejak tahun 1993. Perseroan tahun lalu mencatatΒ pendapatan sekitar Rp 700 miliar,Β dengan EBITDA Rp 369 miliar dan laba bersih Rp 250 miliar.
(wep/ang)











































