Perombakan jajaran direksi PT Semen Gresik Tbk (SMGR) tinggal selangkah lagi. Pemerintah menyatakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) atas calon direksi baru sudah rampung dan kini ada di tangan tim penilai akhir (TPA).
Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar, nama-nama calon yang diberikan pemerintah itu tinggal menunggu persetujuan dari TPA yang diketuai Presiden SBY, serta melibatkan Wakil Presiden Boediono, Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan sekretaris kabinet.
"Sudah selesai fit and proper test, tinggal menunggu persetujuan TPA," kata Mustafa usai meresmikan Proyek Peningkatan Kapasitas Pabrik Tuban (P2KPT) dan proyek pembangunan packing plant di pabrik Semen Gresik di Tuban, Desa Sumber Arum, Kecamatan Kerek, Tuban, Selasa (21/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masing-masing pos biasanya 3 calon," tandas Mustafa.
Sementara itu, Dirut Semen Gresik, Dwi Soetjipto mengatakan, ia akan bekerja dengan baik selama masa perpanjangan jabatannya. "Yang penting kerja dengan baik dulu," ujar Dwi.
Menurut Dwi, ada tiga Direksi Semen Gresik yang sudah habis masa jabatannya, yaitu Direktur Utama, Dwi Soetjipto, Direktur Keuangan, Cholil Hasan dan Direktur Litbang Dan Operasional, Suharto.
(iwd/ang)











































