IHSG Masih Serba Minim

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Serba Minim

- detikFinance
Kamis, 23 Des 2010 07:20 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup melemah dengan transaksi yang tidak terlalu ramai. Investor memilih untuk berkonsolidasi menjelang libur panjang Natal pada pekan ini.

Pada perdagangan, Rabu (22/12/2010), IHSG merosot 16,762 poin (0,46%) ke level 3.620,684. Sementara Indeks LQ 45 melemah 4,236 poin (0,65%) ke level 647,745.

"Bursa saham domestik kembali masuk ke zona negatif setelah sebelumnya berada di zona positif. Tidak hanya IHSG, beberapa bursa saham di kawasan Asia Pasifik ada juga yang mencatatkan penurunan seperti pada bursa saham Vietnam, Nikkei, Shanghai, dan India. Meski terjadi penurunan pada IHSG, asing masih mencatatkan nett buy," jelas Reza Priyambada, Managing Research PT. Asjaya Indosurya Securities.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan saham dalam kisaran yang sempit diprediksi masih akan berlanjut hingga perdagangan Kamis (23/12/2010) ini. Investor memilih untuk melakukan konsolidasi di tengah bursa-bursa utama dunia yang sudah bergerak tipis menjelang libur akhir tahun.

"Di sisa hari jelang Natal, kemungkinan bursa saham akan sepi, investor mungkin bisa wait and see semabri mencari peluang pada beberapa saham yang berpotensi masih bisa naik," tambah Reza.

Tadi malam indeks saham di bursa Wall Street kembali ditutup menguat, dengan indeks Standard & Poor's 500 ditutup pada titik tertingginya sejak era kolapsnya Lehman Brothers 2 tahun silam.

Pada perdagangan Rabu (22/12/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 26,33 poin (0,23%) ke level 11.559,49. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 4,24 poin (0,34%) ke level 1.258,84 dan Nasdaq menguat 3,87 poin (0,15%) ke level 2.671,48. Sementara Bursa Jepang libur memperingati libur nasional.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari rabu IHSG ditutup melemah 16 point (-0.46%) di tengah pasar regular yang kurang ramai, total transaksi di pasar regular hanya mencapai 2.5t, tetapi terlihat asing mulai melakukan akumulasi barang kembali, setelah sempat melakukan net sellΒ  selama 5 hari berturut turut, asing pada hari rabu melakukan net buy sebesar 239 milliar di sector coal mining, automotive dan bangking, dari chart terlihat RSI kembali melemah ke garis 50% tetapi belum keluar dari area bullish dan dari Stochastic juga terlihat masih uptrend, sehingga untuk hari ini kita perkirakan IHSG masih akan bergerak 3565 -3660.

Kresna Sekuritas:

Minimnya katalis positif menjelang libur panjang membuat IHSG kembali berkonsolidasi. IHSG diperkirakan masih akan mencoba untuk menguji area positif dengan bergerak di kisaran 3,590- 3,670- dengan LSIP dan SMGR sebagai saham pilihan.

Indosurya Securities:

Pada perdagangan Kamis (23/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.588-3.604 dan resistance 3.627-3.643. Candle yang diharapkan akan terbentuk penguatan lanjutan tampaknya tidak terjadi pada perdagangan kemarin. Malah membentuk spinning tops setelah candle putih panjang, atau dikenal dengan sebutan bearish harami yang mengindikasikan akan adanya tanda reversal. Tapi, diperlukan candle berikutnya untuk memastikan adanya pola bearish ini. MACD masih bergerak melemah namun, masih mencoba untuk reversal dengan histogram yang semakin pendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mendekati area oversold. Di sisa hari jelang Natal, kemungkinan bursa saham akan sepi, investor mungkin bisa wait and see semabri mencari peluang pada beberapa saham yang berpotensi masih bisa naik.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads