Capai Rp 35,8 Triliun, Tahun 2010 Periode 'Banjir' Obligasi

Capai Rp 35,8 Triliun, Tahun 2010 Periode 'Banjir' Obligasi

- detikFinance
Senin, 27 Des 2010 15:41 WIB
Jakarta - Penerbitan obligasi sepanjang tahun 2010 mencapai Rp 35,897 triliun. Angka ini meningkat 31,9% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya, Rp 27,215
triliun.

Berdasarkan data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), seperti dikutip detikFinance, Senin (27/12/2010), penerbitan surat utang obligasi terbesar milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Lembaga Pembiayaan Ekspor (LPEI), dengan nilai masing-masing Rp 3 triliun.

Kemudian disusul dengan PT Bank Danamon Tbk (BDMN), Rp 2,8 triliun dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) senilai Rp 2,5 triliun di peringkat dua
dan tiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total emiten yang menerbitkan obligasi tahun ini mencapai 25 perusahaan. Bandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 27 perusahaan. Namun nilai penerbitan obligasi justru meningkat 31,9% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya Rp 27,215 triliun.

Berikut rincian penerbitan emisi obligasi tahun 2010:

  1. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Rp 200 miliar.
  2. PT Astra Sedaya Finance (ASF) Rp 1,5 triliun.
  3. PT BCA Finance Rp 500 miliar dan Obligasi Subordinasi Rp 100 miliar.
  4. PT BPD Sulawesi Utara  Rp 450 miliar dan Obligasi Subordinasi Rp 50 miliar
  5. PT Federal International Finance (FIF) Rp 1,5 triliun.
  6. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) Rp 1,3 triliun.
  7. PT Titan Petrokimia Nusantara Tbk (FPNI) Rp 100 miliar dan Sukuk Ijarah  Rp 200 miliar.
  8. PT Oto Multiartha Rp 1,3 triliun.
  9. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 1,65 triliun.
  10. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Rp 1 triliun.
  11. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 3 triliun.
  12. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Rp 1,38 triliun.
  13. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Rp 2,5 triliun dan Sukuk Ijarah  Rp 500 miliar.
  14. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Rp 727 miliar.
  15. Lembaga Pembiayaan Ekspor (LPEI) Indonesia Rp 3 triliun.
  16. PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Rp 240 miliar.
  17. PT Jasa Marga  Tbk (JSMR) Rp 1 triliun dan Obligasi tanpa bunga  Rp 500 miliar.
  18. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) Rp 2 triliun.
  19. PT Summit Oto Finance Rp 1,5 triliun.
  20. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) Rp 540 miliar dan Obligasi Subordinasi Rp 2,46 triliun.
  21. PT BW Plantation Tbk (BWPT) Rp 700 miliar.
  22. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Rp 2,8 triliun.
  23. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) Rp 1,1 triliun.
  24. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Obligasi Subordinasi Rp 1,6 triliun.
  25. PT Danareksa (Persero)  Rp 500 miliar.
Berikut rincian penerbitan emisi obligasi tahun 2009:

  1. PT Astra Sedaya Finance Rp 900 miliar.
  2. PT Danareksa (Persero) Rp 200 miliar.
  3. PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Rp 350 miliar dan Sukuk Ijarah Rp 250 miliar.
  4. PT Federal International Finance (FIF) Rp 1 triliun.
  5. PT Indomobil Finance Indonesia Rp 500 miliar.
  6. PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) Rp 500 miliar.
  7. PT Summit Oto Finance Rp 600 miliar.
  8. PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) Rp 400 miliar dan Sukuk Ijarah Rp 100 miliar.
  9. PT Bank Tabungan Negara  Tbk (BBTN) Rp 1,5 triliun.
  10. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) Rp 1,5 triliun
  11. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 1,61 triliun.
  12. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Rp 2,5 triliun.
  13. PT Apexindo Pratama Duta (APEX) Rp 600 miliar.
  14. Perum Pegadaian Rp 1,5 triliun.
  15. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) Sukuk Rp 200 miliar.
  16. PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR) Rp 750 miliar.
  17. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Rp 300 miliar.
  18. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional  Tbk (BTPN) Rp 750 miliar.
  19. PT Bank Pan Indonesia (PNBN) Rp 800 miliar.
  20. PT Salim Ivomas Pratama Rp 452 miliar dan Sukuk Ijarah Rp 278 miliar.
  21. PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero) Rp 325 miliar dan Sukuk Ijarah Rp 300 miliar.
  22. PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 1,3 triliun dan Sukuk Rp 200 miliar.
  23. PT Oto Multiartha Rp 1,2 triliun.
  24. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Obligasi Subordinasi Rp 3,5 triliun.
  25. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 346 miliar dan Sukuk Rp 154 miliar.
  26. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Obligasi Subordinasi Rp 2 triliun.
  27. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Rp 350 miliar
(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads