Investor memilih untuk menunggu di tengah pergerakan bursa regional yang juga lambat. Kebijakan China menaikkan suku bunganya juga tidak terlalu memberikan imbas yang signifikan ke bursa regional lain.
Mengawali perdagangan setelah libur Natal, IHSG sempat melemah 5,801 poin (0,16%) ke level 3.605,730. Indeks LQ 45 juga melemah 1,143 poin (0,17%) ke level 643,029. Dalam 5 menit awal perdagangan, IHSG masih konsisten di teritori negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (27/12/2010), IHSG ditutup menguat 13,735 poin (0,38%) ke level 3.625,266. Indeks LQ 45 juga menguat 3,483 poin (0,54%) ke level 647,591.
Bursa-bursa regional yang tadi pagi positif, siang ini sebagian ada yang ditutup negatif.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 53,76 poin (1,90%) ke level 2.781,40.
- Indeks Nikkei-225 menguat 76,80 poin (0,75%) ke level 10.355,99.
- Indeks Straits Times naik 14,26 poin (0,45%) ke level 3.158,06.
Perdagangan berjalan tidak terlalu ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 60.900 kali pada volume 2.957 juta lembar saham senilai Rp 2,935 triliun. Sebanyak 77 saham naik, 120 saham turun dan 80 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 6.500, Astra International (ASII) naik Rp 950 menjadi Rp 53.500, Delta Dunia Makmur (DOID) naik Rp 40 menjadi Rp 1.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.500 menjadi Rp 51.850.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 25 menjadi Rp 3.125, BRI (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 10.200, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 200 menjadi Rp 5.650.
(qom/qom)











































