Setiap pemegang 8.985 saham lama yang namanya tercatar dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 10 Februari 2011, berhak atas 1.000 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Dan setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru di harga Rp 4.000-6.150.
Rencananya, saham baru ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 14 Februari 2011. Dan HMETD dapat diperdagangkan baik di dalam maupun di luar BEI sesuai peraturan Bapeoam IX.D.1 selama 5 hari bursa dari 14 Februari hingga 21 Februari 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah RI akan mengalihkan HMETD yang dimilikinya kepada Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas selaku agen penjual yang ditunjuknya. Selanjutnya saham hasil pelaksanaan HMETD itu akan dijual melalui penawaran terbatas.
Sebelum pelaksanaan PUT, komposisi kepemilikan saham adalah pemerintah RI (66,68%) dan masayarakat (33,32%). Dan setelah pelaksaaan PUT I ini, maka komposisi kepemilikan saham adalah pemerintah RI (60%), masyarakat (40%).
Menurut prospektus yang dipublikasikan Selasa (28/12/2010), dana hasil PUT ini yang sekitar Rp 9,3 triliun hingga RP 14,4 triliun akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalam yang selanjutnya sesuai rencana akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan pertumbuhan kredit.
(wep/qom)










































