Menurut data perdagangan BEI seperti dikutip detikFinance, Selasa (28/12/2010), obligasi pemerintah dan negara dengan fixed rate bonds, paling banyak diperdagangkan. Total nilainya mencapai Rp 400,36 triliun. Jumlah tersebut meningkat 13,26% dari pencapaian tahun 2009, Rp 353,394 triliun.
Volume perdagangan variable rate bonds, mencapai Rp 142,795 triliun, turun tipis dibandingkan periode akhir tahun 2009, Rp 145,082 triliun. Obligasi pemerintah berjenis zero coupon bond hingga pekan ketiga Desember 2010, tercatat Rp 2,512 triliun, menurun dibanding tahun lalu, Rp 8,686 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat berharga syariah nasional dan surat negara ritel masing-masing mencatat nilai perdagangan Rp 12,126 triliun dan Rp 13,59 triliun. Padahal tahun 2009, volume perdagangan surat berharga syariah nasional hanya Rp 5,976 triliun, dan surat negara ritel Rp 5,556 triliun. Sehingga total obligasi pemerintah RI yang diperdagangkan mencapai Rp 642,226 triliun, hingga pekan ketiga Desember 2010.
Sedangkan obligasi korporasi outstanding yang masih ditransaksikan di BEI, sampai 17 Desember 2010 mencapai Rp 112,195 triliun. Angka ini meningkat 27,01% dari posisi akhir tahun 2008, Rp 88,329 triliun.
(wep/qom)










































