Seperti diketahui, badai salju yang menerpa sebagian wilayah AS terus meningkatkan permintaan minyak pemanas, membawa harga minyak dunia naik hingga di atas level US$ 91 per barel. Saham-saham energi ikut terangkat, dengan indeks energi sektor S&P, GSPE naik 0,4%.
Saham Chevron Corp dan Exxon Mobil menyentuh titik tertingginya dalam 52 pekan terakhri. Saham Chevron tercatat naik 1,2% dan Exxon naik 0,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Selasa (28/12/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 20,51 poin (0,18%) ke level 11.575,54. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,98 poin (0,08%) ke level 1.258,52, Nasdaq melemah 4,39 poin (0,16%) ke level 2.662,88.
"Saham-saham sektor energi menunjukkan kekuatan relatifnya, namun sektor ini gagal menginspirasi aksi beli secara keseluruhan," ujar analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP.
Volume perdagangan sangat tipis menjelang libur panjang, dan diprediksi akan tetap tipis hingga akhir perdagangan 2010, apalagi badai salju membuat orang-orang kesulitan untuk bepergian.
(qom/qom)











































