Menurut Direktur KREN, Michael Steven, perseroan akan menerbitkan saham baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebesar Rp 250 miliar. Pelaksanaan right issue rencananya pada semester I-2011.
Usai rights issue, surat utang obligasi siap diterbitkan KREN dengan nilai Rp 300 miliar. Namun tidak disebutkan dengan rinci berapa kisaran bunga dan terbagi dalam berapa seri, surat utang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap bisa meningkatkan nilai penjaminan emisi," ucapnya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (28/12/2010) malam.
Peningkatkan nilai penjaminan emisi bertujuan agar perseroan dapatΒ bertumbuh lebih baik tahun depan. Apalagi perseroan telah menargetkan mendapat minimal lima penjaminan emisi obligasi.
Sepanjang tahun ini, ada beberapa perusahaan yang telah memakai jasa KREN sebagai penjamin emisi. Diantaranya obligasi milik PT Bank Danamon Tbk (BDMN) sebesar Rp 3 triliun. Juga ada kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK EBA) milik BTN Rp 750 miliar .
Ini ditambah obligasi BCA Finance Rp 1 triliun dan FIF Rp 1,5 triliun, plus PT BW Plantation Tbk (BWPT) Rp 700 miliar.
(wep/qom)











































