Direktur Utama BEI, Ito Warsito mengaku, pihaknya bergembira atas pencapaian prestasi ini. Transaksi ini diharapkan terus meningkat di tahun 2011.
"Sudah melampaui target dari Rp 4,5 triliun. Transaksi harian saat ini mencapai Rp 4,8 triliun," jelasnya usai pencatatan KIK-EBA DSMF Kelas A di gedung BEI, SCBD, Jakarta, Rabu (29/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Ito menegaskan tidak akan merevisi target transaksi harian yang telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada bulan Oktober lalu.
"Target itu kan melihat pencapaian sebelumnya, Rp 4,5 triliun. Kalau revisi harus RUPS lagi," ucap Ito.
Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia akan lebih baik dan ini turut mendorong kinerja BEI di tahun 2011. Sepanjang tahun 2011 otoritas pasar modal mencanangkan jumlah emiten baru melalui Initial Public Offering (IPO) sebanyak 25 perseroan.
Sampai dengan akhir 2010 sudah terdapat 23 emiten baru yang mencatatkan sahamnya di BEI. Jumlah ini meleset dari target sebelumnya 25 emiten. Namun dari sisi nilai emisi saham perdana, jumlahnya meningkat lebih dari 7 kali lipat, dari Rp 3,853 triliun menjadi Rp 29,678 triliun.
(wep/qom)











































