Demikian disampaikan dalam data statistik KSEI dalam rilisnya seperti dikutip detikFinance, Kamis (30/12/2010).
Dari total aset yang dicatatkan Rp 2.028,48 triliun, efek saham masih mendominasi dengan nilai Rp 1.869,97 triliun. Peringkat kedua adalah efek oblgiasi korporasi mencapai Rp 109,509 triliun. Sementara obligasi pemerintah Rp 13,348 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisanya disumbang oleh SBI Rp 6,021 triliun, Sukuk Rp 6,375 triliun, dan reksa dana Rp 424,783 miliar.
Kepemilikan investor asing atas saham dan obligasi sampai 28 Desember 2010 tercatat Rp 1.174,68 triliun atau setara dengan 63% dari total aset yang dicatatkan. Jumlah kepemilikan saham tersebut meningkat 38% dari tahun lalu, Rp 772,57 triliun.
Dan untuk investor lokal mencapai Rp 695,25 triliun atau mengambil porsi 37%. "Jumlah tersebut meningkat 83% dibandingkan data 30 Desember 2009, sebesar Rp 378,78 triliun," ungkap data KSEI.
(wep/qom)










































