Kapitalisasi Saham BUMN Capai Rp 819 Triliun

Kapitalisasi Saham BUMN Capai Rp 819 Triliun

- detikFinance
Jumat, 31 Des 2010 14:43 WIB
Jakarta - Nilai kapitalisasi saham perusahaan plat merah di pasar modal sampai dengan akhir 2010 mencapai Rp 819 triliun. Perusahaan-perusahaan BUMN menguasai 26% dari total kapitalisasi pasar (market cap) Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai dengan 29 Desember 2010.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar dalam konferensi pers refleksi akhir tahun 2010 di Gedung BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (31/12/2010).

"Per 29 Desember 2010, nilai kapitalisasi pasar dari IHSG secara keseluruhan adalah Rp 3.100 triliun dimana BUMN menguasai sebanyak Rp 819 triliun atau 26% dari total market cap," ujar Mustafa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mustafa mengatakan, total BUMN yang telah go public mencapai  17 perusahaan. Sebagian besar, Mustafa menambahkan memiliki pergerakan saham yang positif selama 2010 ini.

"Jika sampai dengan kuartal III-2010, PT Telkom Tbk adalah BUMN Tbk dengan pendapatan usaha terbesar yakni mencapai Rp 17,9 triliun, sedangkan PT Indofarma Tbk menunjukkan pertumbuhan pendapatan usaha yang cukup signifikan sekitar 32,6% dibandingkan dengan periode yang sama," terangnya.

Berikut Daftar 5 BUMN dengan market cap terbesar (29 Desember 2010) :


  1. PT Telkom Tbk (TLKM): Rp 161,2 triliun
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 137,190 triliun
  3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 129,49 triliun
  4. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS): Rp 106,66 triliun
  5. PT Bank Negara Indoneisa Tbk (BBNI): Rp 71,079.

Daftar 5 BUMN dengan pertumbuhan saham terbaik di 2010 (30 Desember 2009 dibanding 29 Desember 2010) :


  1. PT Adhi Karya Tbk  (ADHI): dari Rp 410 menjadi Rp 910 (122,0%)
  2. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA): dari Rp 325 menjadi Rp 690 (112,3%)
  3. PT Bank BNI Tbk (BNI): dari Rp 1.896 menjadi Rp 3. 850 (103,1%)
  4. PT Bank BTN Tbk (BTN): dari Rp 840 menjadi Rp 1.670 (98,8%)
  5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR): dari Rp 1.810 menjadi Rp 3.425 (89,2%).

BUMN yang mengalami pertumbuhan saham minus di 2010 (30 Desember 2009 dibanding 29 Desember 2010) :


  1. PT Indofarma Tbk (INAF): dari Rp 83 menjadi Rp 80 (-3,6%)
  2. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): dari Rp 9.450 menjadi Rp 8.000 (-15,3%).
 

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads