Pada perdagangan Senin (3/1/2011), IHSG hanya menguat 24,005 poin (0,65%) ke level 3.727,517. Sementara Indeks LQ 45 naik 6,573 poin (0,99%) ke level 667,951.
"Di awal tahun ini, IHSG kembali berhasil menguat meski ada koreksi tipis. Saham sektor tambang memimpin kenaikan seiring sentimen positif harga komoditas. Kenaikan harga komoditas seperti batubara, minyak mentah, dan emas di akhir pekan lalu membawa saham-saham di sektor tambang mengalami penguatan," ujar Reza Priyambada , Managing Research PT. Asjaya Indosurya Securities.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bursa Wall Street kemarin mengawali perdagangan tahun 2011 dengan penuh cerah ceria. Saham-saham menguat merespons outlook positif dari sektor manufaktur global. Data dari Amerika Serikat, Eropa dan China menunjukkan aktivitas manufaktur yang semakin membaik, sehingga memicu investor untuk kembali menyuntikkan dana-dana baru ke pasar.
Pada perdagangan Senin (3/1/2010), indeks Dow Jones industrial average menguat 93,24 poin (0,81%) ke level 11.670,75. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 14,23 poin (1,13%) ke level 1.271,87 dan Nasdaq menguat 38,65 poin (1,46%) ke level 2.691,52.
Bursa Jepang mengawali perdagangan tahun 2011 dengan kenaikan lebih dari 1%. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat hingga 110,32 poin (1,08%) ke level 10.339,24.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari Senin (3/1), yang merupakan hari perdagangan pertama di tahun 2011, IHSG ditutup menguat 24 point (+0.65%) ke level 3,727.52 dimana kenaikan indeks ini ditopang karena naiknya saham - saham emiten sektor mining. Nilai transaksi pada hari Senin (3/4) tercatat sebesar Rp5 triliun dengan volume transaksi, yang masih dibawah rata-rata harian, yaitu sebesar 9 juta lot. Asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp467 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah Consumer Goods dan Coal Minings. Secara teknikal terlihat bahwa IHSG di tutup di level resistance kuat di 3,730. Dengan garis SMA5 yang telah memotong SMA20 dan SMA60, maka kemungkinan besar IHSG akan melanjutkan rally keesokan harinya. Hal akan lebih meyakinkan apabila pada perdagangan besok IHSG dapat menembus level 3,730 dengan diikuti peningkatan volume. Oleh karena itu, pada perdagangan Selasa (4/1), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,700 - 3,765. Saham pilihan kami pada hari ini (4/1) adalah ADRO, INDF, TPIA dan TPIA.
Kresna Sekuritas:
Inflasi yang di atas ekspektasi kembali menahan penguatan IHSG, meskipun demikian IHSG diperkirkaan masih akan mencoba melanjutkan penguatan dengan bergerak di kisaran 3705-3760. SMCB dan INCO menjadi saham pilihan untuk hari ini.
Erdikha Sekuritas:
IHSG dalam perdagangan awal tahun ini berhasil ditutup menguat 24.0 point menjadi 3727.52 (0.65%). saham-saham sektor pertambangan menjadi penopang penguatan indeks, hal ini salah satunya masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari penguatan harga-harga komoditas dunia. Secara teknikal pergerakan indeks, bila dilihat melalui beberapa indikator masih memiliki momentum penguatan menguji resistance 3788. Pergerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3700-3788. Saham rekomendasi kami adalah TINS, INCO , dan SMCB.
Finan Corpindo Nusa:
Kenaikan harga komoditas terutama batubara dan penguatan sebagian bursa regional menyebabkan IHSG ditutup menguat di hari pertama perdagangan tahun 2011 dengan sektor pertambangan membukukan kenaikan hingga 4% disusul dengan sektor perkebunan dengan kenaikan 1,59%. Meskipun IHSG sempat tertekan oleh penurunan saham perbankan setelah pengumuman inflasi Desember 2010 yang lebih tinggi dari ekspektasi. Untuk Selasa IHSG diperkirakan menguat dengan support 3.700 dan resistance 3.750.
Indosurya Securities:
Pada perdagangan Selasa (4/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.689-3.708 dan resistance 3.742-3.758. Candle membentuk shooting star yang umumnya mengindikasikan masih besarnya kekuatan data beli namun, daya jual berusaha menekan harga. Candle ini juga memberikan adanya sinyal awal reversal namun, masih diperlukan candle berikutnya untuk memastikan tren reversal benar terjadi. MACD terlihat masih menguat setelah membentuk golden cross dengan histogram positif yang mulai memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic bergerak menuju area overbought dan berusaha menembusnya.
(qom/qom)











































