Koreksi Membayangi Laju IHSG

Rekomendasi Saham

Koreksi Membayangi Laju IHSG

- detikFinance
Rabu, 05 Jan 2011 07:38 WIB
Koreksi Membayangi Laju IHSG
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa kemarin dengan kenaikan 32 poin dalam volume perdagangan yang cukup ramai. IHSG menguat bersamaan dengan 'hijaunya' bursa-bursa regional.

Pada perdagangan, Selasa (4/1/2011), IHSG menguat 32,544 poin (0,87%) ke level 3.760,061. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,094 poin (0,76%) ke level 673,045.

Setelah terus menerus menguat, koreksi akan membayangi laju IHSG. Investor akan memanfaatkan momentum koreksi global untuk melakukan profit taking atas sejumlah saham unggulan. IHSG pada perdagangna Rabu (5/1/2011) diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melamah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks saham di bursa Wall Street berakhir dengan flat dalam volume perdagangan yang cukup besar. Saham-saham unggulan terutama sektor komoditas yang sebelumnya berjaya akhirnya mengalami koreksi harga.

Pada perdagangan Selasa (4/1/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat tipis 20,43 poin (0,18%) ke level 11.691,18. Indeks Standard & Poo's 500 melemah 1,67 poin (0,13%) ke level 1.270,20 dan Nasdaq melemah 10,27 poin (0,38%) ke level 2.681,25.

Bursa Jepang yang kemarin perkasa, akhirnya juga mengalami koreksi. Indeks Nikkei-225 dibuka turun tipis 9,42 poin (0,09%) ke level 10.388.68.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:


IHSG pada hari Selasa (4/1) ditutup menguat 32 point (+0.87%) ke level 3,760.06 dengan nilai transaksi sebesar Rp7 triliun. Pergerakan IHSG masih dimotori oleh sektor Coal Mining dan Banking. Asing sendiri tercatat masih melakukan net buy sebesar Rp583 miliar dengan sektor yang banyak dimasuki adalah Coal Mining dan Consumer Goods. Secara teknikal terlihat IHSG masih dalam fase bullish terlihat bahwa penguatan indeks diikuti dengan kenaikan volume, serta garis SMA5 yang berada diatas garis SMA20 dan SMA60. Pada perdagangan Rabu (5/1) kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 3,701 - 3,780 dengan saham - saham yang dapat diperhatikan a.l. BUMI, INKP, BRAU, dan ANTM.

Kresna Sekuritas:

IHSG melanjutkan penguatan didukung saham batubara. IHSG masih berpeluang mencetak rekor baru didukung dengan bergerak di kisaran 3,730-3,800 dengan AALI dan ADRO sebagai saham pilihan.

Finan Corpindo Nusa:

IHSG kembali menguat dipicu oleh kenaikan saham-saham sektor pertambangan akibat kenaikan harga komoditas tambang terutama batubara dimana saat ini terjadi bencana banjir di Queensland, yang merupakan salah satu daerah penhasil utama batubara di Australia, serta saham-saham sektor perkebunan meskipun indeks sempat memasuki teritori negatif akibat terkoreksinya saham ASII. Untuk Rabu IHSG diperkirakan akan kembali melanjutkan penguatan  dengan support 3.730 dan resistance 3.780.

Erdikha Sekuritas:


IHSG kembali ditutup menguat 32.54 point menjadi 3760.06 (0.87%). Penguatan saham sektor pertambangan hingga 4.02% yang dipimpin oleh emiten-emiten batubara kembali menjadi salah satu penopang penguatan indeks. Indeks masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan namun terbatas, bila melalui indikator stochastic oscilator, indeks mulai bergerak pada area overbought sehingga mulai rawan aksi profit taking. Pergerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3710-3790. Saham rekomendasi kami adalah TINS, INTP, dan BMRI..

Woori Korindo Securities Indonesia:

IHSG terus menunjukkan tren penguatannya dan memulai perdagangan di tahun 2011 dengan sangat baik dimana IHSG kembali berhasil ditutup menguat untuk keenam kalinya berturut-turut pada perdagangan kemarin. Dari sisi teknis, IHSG kami perkirakan masih mempunyai peluang untuk melanjutkan penguatannya dengan mengacu pada indikator RSI dan MACD yang masih cukup kuat, namun patut diwaspadai adanya potensi profit taking jangka pendek terlihat dari posisi Stochastic Oscilator yang sudah overbought dan indikator Bolinger Band Bottom yang terlihat melemah. Kondisi rally IHSG yang sudah berjalan selama 6 hari berturut-turut juga semakin memperbesar potensi profit taking jangka pendek. IHSG pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level 3.742-3.774 dengan saham pilihan BUMI, KRAS, ANTM, ITMG dan UNTR..

Asjaya Indosurya Securities

Pada perdagangan Rabu (5/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.710-3.735 dan resistance 3.774-3.788. Candle membentuk spinning tops pada tren yang sedang menguat.Candle ini umumnya mengindikasikan awal dari pembalikan arah namun, masih diperlukan candle berikutnya untuk memastikan tren reversal benar terjadi. MACD terlihat masih menguat setelah membentuk golden cross dengan histogram positif yang mulai memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mulai mendekati area overbought dan akan menembusnya.Meski ada ruang kenaikan yang terlihat dari belum tersentuhnya upper bollinger namun, investor sebaiknya tetap waspada bila sinyalreversal mulai terjadi. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads