Pada perdagangan, Rabu (5/1/2011), IHSG menguat 23,648 poin (0,62%) ke level 3.783,709. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,672 poin (0,69%) ke level 677,717.
"Meski di awal sesi, IHSG sempat melemah namun, IHSG bisa kembali menguat di akhir sesi perdagangan. Investor mulai banyak yang merealisasikan keuntungan setelah kenaikan saham sejak sebelum akhir tahun 2010 hingga pergantian awal tahun ini. Hal ini terlihat dari berkurangnya volume dan nilai perdagangan kemarin yang diikuti dengan pengurangan net buy asing," Reza Priyambada, Managing Research Investment Management Division PT. Asjaya Indosurya Securities
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tadi malam bursa Wall Street menguat berkat penciptaan lapangan kerja baru yang lebih besar. Investor semakin meyakini proses pemulihan ekonomi semakin berjalan baik.
Pada perdagangan Rabu (5/1/2011), indeks Dow Jones industrial average menguat 31,71 poin (0,27%) ke level 11.722,89. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 6,36 poin (0,50%) ke level 1.276,56 dan Nasdaq menguat 20,95 poin (0,78%) ke level 2.702,20.
Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Kamis ini di teritori positif. Indeks Nikkei-225 dibuka naik hingga 96,75 poin (0,93%) ke level 10.477,52.
Japanese shares opened higher Thursday, with the Tokyo Stock Exchange's Nikkei index gaining 0.93 percent, or 96.75 points, to 10,477.52 in the first minutes of trading.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada hari Rabu (5/1), IHSG ditutup naik 23 point (+0.63%) ke level 3,783.71, mendekati level resistance di level 3,802. Asing masih tercatat melakukan net buy sebesar Rp280 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki Coal Mining. Dengan volume transaksi yang menurun dibandingkan kemarin (4/1) yang dikarenakan aksi investor yang menunggu keputusan BI mengenai tingkat suku bunga, maka IHSG pada hari Kamis (6/1) diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,730 - 3,802 dengan saham - saham yang dapat diperhatikan a.l. BJBR, BBRI, BDMN, SMCB, dan MPPA.
Kresna Sekuritas:
IHSG kembali menguji level tertingginya diikuti oleh peningkatan volume dan diperkirakan akan mencoba menguji resisten FR 261.8% di 3,800. Hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,750-3,810 dengan CTRA dan BBRI sebagai saham pilihan hari ini.
Finan Corpindo Nusa:
Aksi profit taking atas saham-saham perkebunan dan pertambangan menyebabkan IHSG sempat terkoreksi di sesi pertama. Namun kenaikan saham perbankan setelah BI kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 6,5% mengakibatkan IHSG kembali ke teritori positif dan ditutup menguat. Untuk Kamis IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan support 3.750 dan resistance 3.800.
Indosurya Securities:
Pada perdagangan Kamis (6/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.709-3.746 dan resistance 3.803-3.823. Candle membentuk hanging man pada tren yang sedang menguat. Candle ini umumnya mengindikasikan akan adanya pembalikan arah. Kekuatan daya beli mulai berkurang namun, masih diperlukan candle berikutnya untuk memastikan tren reversal benar terjadi. MACD terlihat masih menguat setelah membentuk golden cross dengan histogram positif yang mulai memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic sudah menyentuh area overbought . Ruang kenaikan IHSG mulai terbatas. Meski data-data ekonomi mendukung, namun investor tetap waspada bila sinyal reversal mulai terjadi.
(qom/qom)











































