Setelah Indeks S&P 500 mengalami kenaikan sampai 8 persen sejak awal desember, invenstor tampaknya punya alasan untuk menjual sahamnya jika data pengangguran ternyata memburuk di luar perkiraan.
"Jika angka tenaga kerja besok tidak sesuai harapan, maka akan terjadi koreksi sesuai dengan yang sudah kita perkirakan," kata wakil presiden KDV Wealth Management Paul Radeke di Minneapolis seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti saham Target Corp turun 6,8% menjadi US$ 54,91 dan Gap Inc turun 6,9% menjadi US$ 20,70. Indeks S&P ritel terkoreksi 1,6% sementara S&P consumer dicretionary sector turun 0,7%.
Pada penutupan perdagangan Kamis (6/1/2011), Indeks Dow Jones Industrial turun 25,65 poin (0,22%)ke 11.697,24. Indeks Standard & Poor's turun 2,71 poin (0,21%) ke 1.273,85. Sementara Nasdaq Composite Index naik 7,69 poin (0,28%) ke 2.709,89.
(ang/dnl)











































