Menurut Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo, belanja modal perseroan meningkat 26,52% dibanding anggaran periode sebelumnya Rp 412,6 miliar. Total capex Rp 522 miliar digunakan untuk pengembangan usaha sebanyak Rp 308 miliar, kemudian penyertaan senilai Rp 202 miliar dan sisanya, investasi aset tetap.
Ia menambahkan, BUMN karya ini membidik perolehan total kontrak sepanjang tahun 2011 mencapai Rp 25,68 triliun. Total kontrak naik 23% dibandingkan target sebelumnya. Sementara total perolehan kontrak sementara, termasuk carry over tahun 2010 dan kontrak baru telah mencapai Rp 12,3 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, pertumbuhan laba usaha diharapkan bisa mencapai 27,46% dibanding prestasi sebelumnya, Rp 546,56 miliar. Laba bersih tahun 2011 ditargetkan dapat mencapai Rp 350,90 miliar, naik 38,37% dari target 2010 sebesarΒ Rp 253,59 miliar.
Sektor konstruksi yang terdiri dari general construction, building constrution, industrial plant dan energy di tahun 2011 masih berkontribusi maksimal dengan target nilai kontrak baru sebesar Rp 8,11 triliun. Sementara itu dari sektor non konstruksi yang terdiri dari Industri Beton Pracetak, Realty/Property serta Industri/Perdagangan ditargetkan sebesarΒ Rp 4,19 triliun.
Berdasarkan data terakhir, perolehan kontrak baru tahun 2010 tercatat Rp 10,46 triliun. Ini berarti perolehan kontrak telah melampaui target, Rp 10,09 triliun. Kontrak baru didapat dari Proyek Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan Kalimantan senilai Rp1,3Triliun, Proyek Pembangunan Jalan Layang Non Toll Kampung Melayu-Tanah Abang Stage Casablanca senilai Rp 314,29 miliar.
Juga ada kontrak Supply Batubara STIG Jiangsu Light & Textile IMP &Exp co. Ltd senilai US$ 173 juta dan Proyek Design and Build (Turnkey)Β PT Golden Hope Nusantara (PT HGN) Sime Darby Group senilai Rp 560 Miliar.
"Strategic Focus yang telah dijalankan di tahun 2009 yang lebih fokus kepada APBN, APBD dan Capital Expenditure BUMN, kembali kami jadikan salah satu strategi di tahun ini," jelas Bintang dalam rilisnya seperti dikutip detikFinane , Minggu (9/1/2011).
(wep/hen)











































