Asing Masih Lepas Saham, Laju Penguatan IHSG Tersendat

Sesi I

Asing Masih Lepas Saham, Laju Penguatan IHSG Tersendat

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 11 Jan 2011 12:07 WIB
Asing Masih Lepas Saham, Laju Penguatan IHSG Tersendat
Jakarta -

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju penguatan tinggi sedikit tertahan. Pasalnya, investor asing masih melepas saham senilai lebih dari Rp 600 miliar sehingga indeks hanya menguat tipis 10 poin.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 11,027 poin (0,31%) ke level 3.489,576. Indeks mulai menunjukkan tekadnya untuk menanjak ke zona hijau. Setelah kemarin terpuruk tajam, indeks bisa mencetak penguatan tipis.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (11/1/2010), IHSG naik tipis 10,052 poin (0,28%) ke level 3.488,601. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 0,095 poin (0,02%) ke level 611,840.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor mulai memburu saham-saham unggulan yang sudah anjlok atas pelemahan yang melanda IHSG dalam 3 hari terakhir sebanyak lebih dari 8%. Investor institusi lokal tercatat banyak mengkoleksi saham-saham blue chip, seperti Astra Internasional (ASII), BRI (BBRI) dan Bumi Resources (BUMI).

Indeks tidak butuh waktu lama untuk bisa menanjak ke teritori negatif, hanya dalam satu jam setelah pembukaan bursa, IHSG bisa menyentuh level tertingginya di 3.550,361. Posisi terendahnya pada perdagangan hari ini di 3.478,079 tepat saat pembukaan.

Meski marak aksi beli, namun tidak semuanya sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat, beberapa diantaranya masih ada yang terkena tekanan jual. Seperti sektor properti, infrastruktur, dan perkebunan yang melemah tipis.

Sektor perdagangan menjadi pemimpin penguatan bursa dengan kenaikan lebih dari 1% Setelah itu disusul oleh sektor aneka industri dan finansial.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 65.270 kali pada volume 1,974 miliar lembar saham senilai Rp 3,677 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 80 saham turun dan 85 saham stagnan.

Transaksi investor asing masih belum menggembirakan. Hingga siang ini, pemodal asing masih melakukan penjualan bersih (foreign nett sell) sebesar Rp 684,221 miliar.

Bursa-bursa di Asia masih belum banyak berubah dan bergerak secara fluktuatif. Pergerakannya serba tipis, baik positif maupun negatif.

Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 10,23 poin (0,37%) ke level 2.782,15.   
  • Indeks Hang Seng naik 227,93 poin (0,97%) ke level 23.755,19.
  • Indeks Nikkei 225 melemah tipis 15,69 poin (0,15%) ke level 10.525,35.   
  • Indeks Straits Times menguat tipis 8,49 poin (0,26%) ke level 3.237,76.   

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 6.000 ke Rp 36.200, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 37.050, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 ke Rp 48.000, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp 250 ke Rp 8.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 22.200, Asra Agro Lestari (AALI) turun Rp 250 ke Rp 24.250, Enseval Putra (EMPT) turun Rp 240 ke Rp 1.000, dan Bank Tabungan Pensiunan (BTPN) turun Rp 200 ke Rp 13.500.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads