Saham Bank Pimpin Penguatan Wall Street

Saham Bank Pimpin Penguatan Wall Street

- detikFinance
Kamis, 13 Jan 2011 07:19 WIB
Saham Bank Pimpin Penguatan Wall Street
New York - Indeks saham di bursa Wall Street kembali menguat, setelah kekhawatiran seputar krisis di Uni Eropa memudar. Saham-saham perbankan dan komoditas langsung melejit.

Investor mulai berharap lagi dana-dana akan mengalir ke pasar saham seiring spekulasi perekonomian akan semakin membaik.

Pada perdagangan Rabu (12/1/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 83,48 poin (0,72%) ke level 11.755,36. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 11,47 poin (0,90%) ke level 1.285,95 dan Nasdaq menguat 20,50 poin (0,75%) ke level 2.737,33.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham yang secara tipikal tertolong oleh meningkatnya inflasi, termasuk pertanian dan energi ergerak menguat. Saham perusahaan benih, Monsanto Co naik 3,3% menjadi US$ 74,92, Exxon Mobil Corp naik 1,2%.

Saham-saham perbankan menguat, dipimpin oleh JPMorgan Chase & Co naik 2,5% ke level US$ 44,71 setelah chief executive-nya mengatakan bank kemungkinan menaikkan dividen jika Bank Sentral AS memberikan izin.

Saham-saham perbankan juga tetangkat, setelah Wells Fargo yang menaikkan peringkat sektor perbankan ke 'overweight' berkat penurunan biaya kredit dan pertumbuhan kredit positif.

Eric Marshall, Direktur perusahaan riset Hodges Capital Management mengatakan, dana-dana yang keluar dari pasar obligasi secara perlahan kembali ke ekuitas.

"Ini benar-benar yang terjadi untuk pertama kalinya dalam 3 tahun terakhir, kita melihat dana-dana mulai keluar dari surat utang," ujar Marshall seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/1/2011).

Kondisi keuangan Portugal yang lebih sehat dari yang dikhawatirkan juga berhasil mendorong investor untuk berani membeli aset-aset yang lebih berisiko.

"Eropa telah menjaga orang-orang untuk menjadi lebih bullish dan permintaan lelang memberikan nada yang positif kedepannya," ujar Bill Stone, kepala investasi PNC Wealth Management.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads