Pada awal pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 waktu JATS, Kamis (13/1/2011), saham meningkat signifikan Rp 60 dari penetapan harga sebelumnya, Rp 740 per lembar. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, sahamnya turun ke Rp 710 per lembar saham, dan sempat menyentuh harga terendah di Rp 670 per lembar.
Anak usaha Martha Tilaar itu menawarkan saham perdana sebanyak 355 juta lembar atau setara dengan 33,17% dari total saham perseroan. Dengan penawaran saham baru kepada publik itu, maka dana yang didapat mencapai Rp 262,7 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































