Garuda Jajakan Saham ke Investor Institusi Singapura

Laporan dari Singapura

Garuda Jajakan Saham ke Investor Institusi Singapura

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 13 Jan 2011 16:15 WIB
Garuda Jajakan Saham ke Investor Institusi Singapura
Singapura - Dalam rangka penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO), PT Garuda Indonesia (Persero) memulai roadshow-nya ke Singapura. Hari ini, jajaran Manajemen yang difasilitasi oleh dua international selling agent, UBS Securities, dan Citibank, bertemu 4 investor strategis. Kesemuanya merupakan investor institusi.

Hal ini diutarakan oleh VP Communication Garuda Pujobroto, dalam perbincangan dengan wartawan di Hotel Ritz Calton, Singapura, Kamis (13/1/2011).

"Agenda hari akan ketemu 4 investor. Sepertinya tidak ada perorangan. Salah satunya Fidelity," jelas Pujobroto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan dilakukan sejak siang dan hingga kini masih terus berlangsung. Manajemen BUMN Aviasi ini diwakili oleh Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, dan Direktur Keuangan, Elisa Lumbantoruan.

Pertemuan dengan investor strategis asal Singapura, dalam rangka bookbuilding ini, rencananya berlanjut hingga hari Jumat (14/1/2010), besok. Menurut jadwal, jumlah investor strategis yang mengadakan pertemuan besok, lebih banyak. Namun manajemen belum memastikan seberapa antusias investor pada saham perdana Garuda ini.

Usai roadshow di Singapura, rencananya Garuda kembali 'terbang' untuk menawarkan saham ke Hongkong pada tanggal 16-18 Januari 2010. Kemudian dilanjutkan London, Inggris, serta New York, dan Boston, AS.

Total saham Garuda yang ditawarkan kepada publik adalah berjumlah 9.362.429.500 lembar. Dimana, sebanyak 7.426.691.500 saham baru merupakan saham seri B dan dikeluarkan dari portepel perseroan, dgn nilai nominal Rp 500. Sisanya, 1.935.738.000 lembar diambil dari saham seri B dan pada saat listing menjadi milik Bank Mandiri.

Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 36,48% dari total modal ditempatkan dan disetor, dengan target dana berkisar Rp 4-5 triliun.Β  Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Bahana Securities.

Menteri BUMN, Mustafa Abubakar sebelumnya menekankan bahwa saham baru Garuda yang ditawarkan kepada publik akan diprioritaskan kepada investor domestik, dengan porsi 70-80%. Ini berarti, investor lokal dimungkinkan memiliki saham maksimal 5,94 miliar lembar. Sisanya diperebutkan strategic investor asing, atau hanya 1,485 miliar lembar.

Siapakah investor asing yang mendapatkan 20-30% saham baru. Garuda? Apa dari Singapura, Hongkong, London, New York atau Boston? Itu semua bisa terjawab saat penawaran umum dilakukan pada 7 Februari mendatang.

Sementara, niat maskapai pelat merah itu melantai di bursa akan dilaksanakan pada 11 Februari 2011.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads