Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil keluar dari teritori negatif dengan menguat tipis 4 poin di tengah transaksi yang tipis. Aksi borong saham menjelang penutupan berhasil mengangkat indeks ke zona hijau.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,560 poin (0,12%) ke level 3.569,497. Meski dibuka menguat tipis 4 poin, indeks kembali mondar-mandir antara zona hijau dan merah.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terkoreksi 39,866 poin (1,12%) ke level 3.525,071 akibat aksi profit taking. Saham-saham komoditas yang kemarin menguat, kini banyak dilepas oleh investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pagi tadi IHSG bergerak ragu, mondar-mandir antara zona merah dan hijau, indeks akhirnya berjalan di teritori negatif sepanjang perdagangan Sesi II, barulah menjelang penutupan indeks bisa kembali menguat.
Saham-saham komoditas yang pada perdagangan kemarin menjadi penggerak kenaikan bursa kini tertekan akibat aksi ambil untung. Namun, beberapa investor memanfaatkan pelepasan saham komoditas untuk dibeli menjelang penutupan.
Hampir semua sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) balik arah hanya dalam satu menit menjelang penutupan. Penguatan dipimpin oleh sektor infrastruktur yang menguat lebih dulu. Sektor yang masih melemah diantaranya pertambangan, industri dasar dan properti.
Indeks sempat menyentuh posisi terendahnya di 3.518,564. Sementara posisi tertinggi yang bisa diraihnya hari ini di posisi 3.564,937.
Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 76.374 kali pada volume 2,971 miliar lembar saham senilai Rp 4,015 triliun. Sebanyak 102 saham naik, 105 saham turun dan 85 saham stagnan.
Transaksi investor asing tercatat kembali melakukan penjualan bersih (foreign nett sell) sebesar Rp 317,791 miliar.
Bursa-bursa di Asia masih memberi sentimen negatif kepada IHSG hari ini. Pergerakannya tidak banyak berubah dan mayoritas masih bergerak di zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 37,03 poin (1,31%) ke level 2.790,68.
- Indeks Hang Seng naik tipis 44,25 poin (0,18%) ke level 24.283,23.
- Indeks Nikkei 225 melemah 90,72 poin (0,86%) ke level 10.499,04.
- Indeks Straits Times turun 12,27 poin (0,38%) ke level 3.243,60.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sepatu Bata (BATA) naik Rp 1.500 ke Rp 67.500, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 13.000, London Sumatera (LSIP) naik Rp 300 ke Rp 12.350, dan Axiata (EXCL) naik Rp 200 ke Rp 5.700.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 2.350 ke Rp 53.350, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.900 ke Rp 38.400, United Tractor (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 22.150, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 300 ke Rp 25.500.











































