IHSG Masih Rawan Koreksi

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Rawan Koreksi

- detikFinance
Selasa, 18 Jan 2011 07:44 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah, meski Moody's Investor Services telah mengumumkan kenaikan peringkat Indonesia sebagai 'imbalan' atas ketangguhan perekonomian RI menghadapi krisis. Investor seakan tidak peduli akan sentimen positif itu dan masih tetap mengkhawatirkan tingginya inflasi.

Pada perdagangan, Senin (17/1/2011), IHSG ditutup melemah 33,413 poin (0,94%) ke level 3.535,731. Sementara Indeks LQ 45 turun 6,775 poin (1,08%) ke level 622,292.

"Setelah naik tipis akhir pekan lalu, pada perdagangan kemarin IHSG kembali turun dan menghapus harapan investor akan terjadinya rebound. Penurunan kemarin juga mengabaikan sentimen positif berupa naiknya peringkat surat utang Indonesia oleh Moody's dari posisi Ba2 menjadi Ba1 yang menandakan,tinggal selangkah lagi masuk ke level investment grade," jelas Reza Priyambada, Managing Research Investment Management Division PT. Asjaya Indosurya Securities.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendung tampaknya masih akan terus membayangi pergerakan lantai bursa. Investor belum akan mengambil posisi besar di tengah pergerakan bursa-bursa utama dunia yang juga sedang lesu. IHSG pada perdagangan Selasa (18/1/2011) diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

"Pada perdagangan Selasa (18/1) kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 3,525 - 3,620 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BUMI, BMRI dan INDF," demikian rekomendasi dari eTrading Securities.

Bursa Wall Street masih libur memperingati Hari Martin Luther King. Sementara Bursa Jepang mengawali perdagangan Selasa dengan melemah, indeks Nikkei-225 dibuka turun 41,82 poin (0,40%) ke level 10.461,04.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari Senin (17/1), IHSG ditutup melemah 33 point (-0.94%) ke level 3,535.73,Β  ditengah - tengah berita kenaikan rating yang diberikan oleh Moodys. Asing tercatat melakukan Net Sell sebesar Rp100 miliar dengan penjualan terjadi di sektor Banking dan Coal Mining. Kami melihat adanya Technical Correction dimana pada tiga hari sebelumnya IHSG mengalami kenaikan, dan pada perdagangan Selasa (18/1) kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 3,525 - 3,620 dengan saham - saham yang dapat diperhatikan a.l. BUMI, BMRI dan INDF.

Finan Corpindo Nusa:

IHSG terkoreksi seiring dengan pelemahan bursa regional setelah China menaikkan rasio cadangan wajib perbankan dengan saham perkebunan dan pertambangan membukukan penurunan terbesar. Sentimen Untuk Selasa IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan support 3.505 dan resistance 3.570.

Indosurya Securities:

Pada perdagangan Selasa (18/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.482,24-3.520,70 dan resistance 3.583,80-3.608,43. MACD terlihat masih melemah setelah membentuk dead cross dengan histogram masih negatif. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba meninggalkan area oversold namun, mulai tertahan. IHSG secara teknikal mulai kembali rebound namun, masih rawan koreksi dan belum sepenuhnya kuat untuk melanjutkan penguatan. Berita-berita fundamental ekonomi akan berpengaruh besar terhadap pergerakan IHSG. Tetapi, setidaknya masih ada optimisme terhadap kinerja emiten-emiten di bursa.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads