Bursa Singapura akan Hilangkan Jeda Istirahat Perdagangan

Bursa Singapura akan Hilangkan Jeda Istirahat Perdagangan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 19 Jan 2011 07:18 WIB
Singapura - Bursa terbesar kedua di Asia, Bursa Singapura, berencana untuk menerapkan sistem perdagangan tanpa henti dari mulai pembukaan di jam 9 pagi hingga ditutup di jam 5 sore. Rencana ini akan mulai diterapkan mulai tanggal 1 Maret 2011.

"Perdagangan SGX (Bursa Singapura) akan lebih panjang dibandingkan bursa lainnya di Asia, memungkinkan para investor yang bertransaksi di hampir seluruh bursa regional untuk mendalami pasar dan berita yang ada," kata manajemen Bursa Singapura seperti dikutip detikFinance dari Reuters, Selasa (18/1/2011) malam.

Dengan demikian, Bursa Singapura akan menghilangkan jam istirahatnya di tengah hari. Saat ini, perdagangan di bursa negeri jiran itu masih memiliki waktu istirahat yang dimulai pada 12.30 hingga pukul 2 sore waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Asia serupa yang akan menerapkan sistem perdagangan non-stop namun untuk waktu yang lebih lama yakni 24 jam adalah bursa China. Kebijakan itu merupakan bagian dari rencana China untuk menggaet lebih banyak investor asing untuk bertransaksi di negeri Tirai Bambu itu.

Sementara Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini sedang menggodok rencana untuk memperpanjang waktu perdagangan. BEI mengajukan dua opsi yakni pukul 08.30 dan 09.00 dalam memulai jam perdagangan.

Selama ini, perdagangan efek di Pasar Reguler, Pasar Tunai, dan Pasar Negosiasi di bursa selalu dibuka pada pukul 09.30 waktu JATS atau sama dengan WIB. Perdagangan di bursa pada hari Senin hingga Kamis, Sesi I dilakukan mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB. Sementara, perdagangan Sesi II dimulai pada pukul 13.30 hingga 16.00 WIB.

Sedangkan pada hari Jumat, perdagangan Sesi I dimulai pada pukul 09.30 hingga pukul 11.30 WIB. Dan perdagangan Sesi II dimulai pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads