Tiga anak usaha kelompok bisnis Sinarmas menyerap hampir seluruh saham baru PT Mobile-8 Tbk (FREN), atau 99,6% dalam pelaksanaan penawaran umum terbatas (PUT) IΒ atau rights issue di 18 Januari 2011.
Demikian disampaikan Direktur FREN, Anthony C. Kartawiria dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/1/2011).
PT Bali Media Telekomunikasi (BMT), PT Wahana Inti Nusantara (WIN), dan PT Global Nusa Data (GND) merupakan anak usaha Sinarmas Grup yang juga diposisikan sebagai pembeli siaga (standby buyer) dalam aksi rights issue FREN. Total saham baru yang lepas FREN sendiri sebanyakΒ 75.684.753.658 unit atau setara dengan 56,66% dari total jumlah saham yang beredar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anthony menambahkan, PT Bali Media Telekomunikasi berkomitmen menyerap saham baru FREN sebanyak 22.166.388.758 lembar, sedangkan PT Global Nusa Data sebesar 24.707.934.856 lembar. Kemudian PT Wahana Inti Nusanatara sebanyak 28.512.932.572 saham.
"Harga sahamnya tetap Rp 50 per lembar," jelas Corporate Secretary FREN, Chris Taufik saat dihubungi, Kamis (20/1/2011).
Sementara, sebanyak 297.497.472 lembar dari total saham yang ditawarkan dalam PUT I tersebut merupakan jumlah saham yang akan dilaksanakan melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Sedangkan, pendistribusian saham seri B tersebut telah dilakukan pada 18 Januari 2011.
Selain saham, perseroan menerbitkan pula waran sebanyak 14.987.079.932 unit. Masing-masing perusahaan tersebut akan menyerap sebanyak 4.398.383.912 unit, 4.892.660.367 unit, dan 5.646.125.261 unit.
Usai seluruh saham baru terserap, total jumlah saham beredar perseroan adalah sebanyak 118.585.633.918 lembar. (wep/ang)











































