Hal ini diungkapkan Direktur Utama Gozco, Tjandra M Gozali saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Penurunan laba lebih disebabkan oleh turunnya volume penjualan minyak sawit mentah (CPO) dari 59,5 ribu ton menjadi 56,5 ribu ton. Di mana produksi perseroan juga anjlok 13% dari 59,416 ribu ton menjadi 51,564 ribu ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan produksi eksternal, lanjutnya, karena harga pupuk yang meningkat. Hal ini menjadikan petani sawit plasma yang bekerjasama dengan Gozco tidak menyuplai pupuk sesuai kebutuhan tanaman sawit.
"Ini mengakibatkan terjadinya penurunan jumlah produksi buah sawit," tegasnya.
Produksi kernel juga ikut turun 9% menjadi 10,466 ribu ton dari sebelumnya, 11.489 ribu ton. Capaian Kernel yang menurun juga menjadikan angka penjualan ikut menyusut 13% dari 11,5 ribu ton menjadi 10 ribu ton.
Total produksi FFB tahun 2010 mencapai 161,001 ribu ton, naik tipis dari tahun lalu, 153,058 ribu ton. Sementara rata-rata harga jual CPO sepanjang tahun lalu mengalami kenaikan 15% dari Rp 6.288 per kg menjadi Rp 7.239 per kg, dan harga rata-rata Kernel mencapai Rp 4.550, atau naik 55% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 2.936 per kg.
(wep/dnl)











































