Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di akhir pekan dengan suram, meluncur tajam lebih dari 100 poin setelah dibuka turun 39 poin. Maraknya sentimen negatif membuat indeks tak berdaya di zona merah.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah tipis di posisi Rp 9.070 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 9.068 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG langsung melemah cukup dalam, turun 37,126 poin (1,08%) ke level 3.416,992. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 9,704 poin (1,61%) ke level 596,013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus meluncur tajam, anjlok 132,225 poin (3,83%) ke level 3.321,983. Sementara Indeks LQ 45 ambruk 29,58 poin (4,88%) ke level 576,136.
Kemarin, IHSG anjlok 80,166 poin (2,27%) ke level 3.454,118. Investor masih mengamankan portofolionya karena khawatir indeks masih akan melemah lebih dalam lagi.
Tekanan bursa global dan regional diperkirakan masih akan melanda pergerakan bursa hari ini. Investor masih menunggu berita positif dari dalam negeri, salah satunya pergantian Dirjen Pajak yang akan dilakukan hari ini.
Prediksi laju inflasi bulan inin menurut Kepala BPS Rusman Heriawan yang hanya 0,5% atau lebih rendah dari Januari tahun lalu tidak direspon dengan baik oleh pasar. Mengingat tingginya harga, harga minyak dunia, serta lambannya kebijakan moneter.
Rencana China menaikkan suku bunga direspon bursa-bursa Asia dengan beragam sehingga bergerak fluktuatif. Beberapa diantaranya mengalami tekanan dan berjalan di zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa regional di pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 11,89 poin (0,44%) ke level 2.689,54.
- Indeks Hang Seng melemah tipis 3,01 poin (0,01%) ke level 24.000,69.
- Indeks Nikkei 225 turun 90,53 poin (0,87%) ke level 10.346,78.
- Indeks Straits Times naik tipis 0,38 poin (0,01%) ke level 3.205,86.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah tipis di posisi Rp 9.070 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 9.068 per dolar AS.
(ang/dnl)










































