Para anggota Garuda Frequent Flyers (GFF), Pelanggan Korporat dan agen perjalanan (Travel Agent) menyatakan minatnya untuk memiliki saham PT Garuda Indonesia dalam penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO).
"Saya berminat untuk membeli saham Garuda, karena Garuda saat ini telah berhasil melakukan turn around dan sesuai program bisnis yang disiapkan Garuda mempunyai prospek bisnis yang baik," kata Salah satu angota Frequent Flyers Garuda Indonesia, Roy Iskandar, dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jumat (21/1/2011).
Salah satu agen perjalanan, Direktur Utama Smilling Tour, Anthony Akili juga sangat tertarik untuk membeli saham Garuda. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir ini Garuda menunjukan perkembangan yang signifikan.
"Kemajuan Garuda ke depan akan berarti kemajuan bagi Smilling Tour, yang merupakan salah satu mitra usaha Garuda," ujarnya.Maskapai pelat merah itu sebelumnya telah melaksanakan roadshow dan investor gathering ke kota-kota baik dalam maupun luar negeri, antara lain ke Surabaya, Makassar, Bandung, Palembang, Padang, Banda Aceh, Balikpapan dan Singapura, Hong Kong, London, Boston dan New York. Saat ini Garuda Indonesia memiliki 435.000 anggota Garuda Frequent Flyers, dan 1.000 Pelanggan Korporat.
Menurut Direktur Niaga Garuda Agus Priyanto, melalui kepemilikan saham ini maka setiap kemajuan yang dialami Garuda tentu akan pula dirasakan oleh para pelanggan setia dan Mitra Usaha sebagai pemilik Garuda Indonesia nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garuda Indonesia akan menjadi satu-satunya maskapai penerbangan di Indonesia yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Garuda akan menggunakan dana yang didapat dari IPO untuk mendukung pelaksanaan program pengembangan perusahaan dan ekspansi bisnis ke depan. (ang/hen)











































