Astra Sedaya Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

Astra Sedaya Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Senin, 24 Jan 2011 14:39 WIB
Jakarta - PT Astra Sedaya Finance (ASF), anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) siap menerbitkan surat utang obligasi ASF XII senilai Rp 1,5 triliun yang terbagi dalam 4 seri. Masa penawaran dilakukan mulai 21-22 Februari 2011, dengan perkiraan tanggal efektif di 17 Februari 2011.

Demikian disampaikan perseroan, melalui prospektus ringkas seperti dikutip detikFinance, Senin (24 Januari 2011).

Perseroan akan memecah obligasi Rp 1,5 triliun mereka dalam 4 seri, A,B,C, dan D. Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi pada tangga emisi. Bunga dibayarkan dalam 3 bulanan, dengan pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selaku penjamin pelaksanan emisi obligasi, perseroan mempercayakan kepada PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT HSBC Securities Indonesia, PT Standard Chartered Securities Indonesia, serta PT OSK Nusadana Securities Indonesia. Keseluruhan dana digunakan untuk pemenuhan modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor perseroan.

Perseroan baru akan menggelar public expose pada hari Selasa (25/1/2011) besok bertempat di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD. Perkiraan tanggal efektif pada 17 Februari 2011 dengan masa penawaran di 21-22 Februari 2011. Penjatahan dijadwalkan pada 23 Februari serta distribusi secara elektronik di 25 Februari 2011. Pencatatan di BEI sendiri baru akan terlaksanan pada 28 Februari 2011.

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana (sinking fund) untuk obligasi ini. Pertimbangannya adalah untuk mengoptimalkan dana hasil penawaran umum obligasi sesuai dengan tujuan rencana. Pefindo pun telah meranking obligasi ASF pada level idAA (stable outlook).

Saat ini komposisi pemegang saham ASF adalah sebagai berikut:
Astra International, 49.957.935 lembar saham atau setara dengan 44,28%
Garda Era Sedaya, 53.030.085 lembar saham atau setara dengan 47%,
Sedaya Multi Investama, 9.841.948 lembar saham atau setara dengan 8,72%.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads