Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rebound 87 poin setelah investor mulai mengkoleksi saham-saham unggulan. Indeks berhasil kembali ke level 3.400.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.045 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 9.060 per dolar AS
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 18,544 poin (0,55%) ke level 3.364,605. Indeks mulai menguat setelah 3 hari berturut-turut terpuruk di teritori negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menutup perdagangan, Selasa (25/1/2011), IHSG melompat 87,845 poin (2,62%) ke level 3.433,906. Sementara Indeks LQ 45 naik 17,995 poin (3,07%) ke level 603,215.
Lantai bursa kembali bergairah setelah dalam beberapa perdagangan terakhir IHSG mengalami koreksi yang cukup dalam. Investor mulai memanfaatkan momen ini untuk kemblai mengoleksi saham-saham unggulan yang sudah murah.
Saking maraknya aksi beli, indeks sempat melesat hampir 100 poin ke posisi tertingginya di level 2.445,979. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona negatif hari ini, posisi terendahnya pun di 3.347,016 pada saat pembukaan bursa.
Saham-saham bluechip menjadi incaran penanam modal hari ini. Antara lain berada di sektor aneka industri, komoditas dan finansial. Seluruh sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) menghijau.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 114.945 kali pada volume 3,273 miliar lembar saham senilai Rp 5,604 triliun. Sebanyak 205 saham naik, 44 saham turun dan 58 saham stagnan.
Andil pemodal asing dalam kenaikan IHSG hari ini tidak besar meski membukukan pembelian bersih (foreign nett sell), namun jumlahnya kecil Rp 331,83 miliar. Investor lokal yang paling berjasa dalam penguatan indeks hari ini.
Bursa-bursa regional kembali bergerak mixed, beberapa gagal mencetak rebound dengan menderita pelemahan tipis.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia di sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 18,29 poin (0,68%) ke level 2.677,43.
- Indeks Hang Seng turun tipis 12,95 poin (0,05%) ke level 23.788,83.
- Indeks Nikkei 225 melesat 119,31 poin (1,15%) ke level 10.464,42.
- Indeks Straits Times terkoreksi tipis 4,95 poin (0,16%) ke level 3.180,81.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.400 ke Rp 49.200, Surya Toto (TOTO) naik Rp 2.000 ke Rp 39.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.750 ke Rp 47.800, dan Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 1.600 ke Rp 22.850.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Waran First Media (KBLV-W2) turun Rp 690 ke Rp 900, Smart (SMAR) turun Rp 100 ke Rp 5.100, Multibreeder (MBAI) turun 100 ke Rp 13.200, dan Bank Mega (MEGA) turun 100 ke Rp 3.075.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat di posisi Rp 9.045 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 9.060 per dolar AS.











































