Menutup perdagangan, Selasa (25/1/2011), IHSG melompat 87,845 poin (2,62%) ke level 3.433,906. Sementara Indeks LQ 45 naik 17,995 poin (3,07%) ke level 603,215.
"Kenaikan yang terjadi lebih disebabkan technical rebound karena dari sisi fundamental sendiri belum adanya faktor yang signifikan membuat IHSG menguat. Pasar sedang menunggu data BPS terkait inflasi Januari; langkah BI terkait berubah atau tidaknya BI rate; dan Pemerintah terkait penyelesaian masalah distribusi pangan untuk mengendalikan harga yang masih tinggi dan rencana pembatasan BBM bersubsidi," jelas Reza Priyambada, Managing Research Investment Management Division PT. Asjaya Indosurya Securities.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada perdagangan besok IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,342 - 3,442 dengan saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, AALI dan ADRO," demikian rekomendasi dari eTrading Securities.
Bursa Wall Street kemarin ditutup flat. Setelah sebelumnya menguat tajam dan mendekati level 12.000, indeks Dow Jones akhirnya bergerak flat. Saham-saham baru bergerak menguat di akhir sesi, setelah melemah di awal perdagangan karena laporan keuangan yang mengecewakan.
Pada perdagangan Selasa (26/1/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 3,33 poin (0,03%) ke level 11.977,19. Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 0,34 poin (0,03%) ke level 1.291,18 dan Nasdaq menguat 1,70 poin (0,06%) ke level 2.719,25.
Sementara Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Rabu ini dengan flat. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 54.13 poin (0,52%) ke level 10.410,29.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Finan Corpindo Nusa:
IHSG akhirnya berhasil rebound ditengah bervariasinya bursa regional. Seluruh sektor mengalami kenaikan dengan sektor aneka industri, perkebunan dan perdagangan membukukan kenaikan terbesar. Investor menggunakan momentum terkoreksinya IHSG untuk membeli saham-saham unggulan. Untuk Rabu IHSG diperkirakan bergerak dengan support 3.370 dan resistance 3.470.
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup naik 87 point (+2.62%) ke level 3,433.91. Asing pada hari ini tercatat melakukan Net Buy sebesar Rp302 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah otomotif dan banking. Hari ini IHSG mengalami teknikal rebound setelah beberapa hari mengalami penurunan, namun kenaikan yang terjadi pada hari ini belum dapat dipastikan sebagai berakhirnya fase bearish dikarenakan belum adanya sinyal konfirmasi serta volume transaksi yang masih di bawah rata - rata harian. Pada perdagangan besok IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,342 - 3,442 dengan saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, AALI dan ADRO.
Indosurya Sekuritas:
Pada perdagangan Rabu (26/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.310-3.372 dan resistance 3.470-3.508. Akhirnya IHSG membentuk pola spinning tops atau tepatnya homing pigeon setelah tren penurunan yang umumnya mengindikasikan adanya reversal. Bila pasar mendukung maka IHSG bisa melanjutkan penguatan. Posisi IHSG tertahan untuk jatuh dan menemukan momentum kenaikan. MACD terlihat masih melemah namun, dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic telah menembus area oversold dan terlihat mulai reversal meski belum signifkan. Pasar memang belum menentu arahnya. Investor juga masih menunggu sinyal dari BPS dan BI terkait angka inflasi dan BI rata. Selama itu belum jelas, pasar kemungkinan akan memanfaatkan sinyal-sinyal positif dari global dan masih bersifat short term trading bahkan hit and run. Penguatan yang hanya bersifat technical rebound dan tidak didukung dengan data dan berita fundamental yang kuat, mengakibatkan penguatan hanya bersifat sementara.
(qom/qom)










































