"Sejak minggu lalu, mie instant ada kenaikan Rp 100," ungkap Direktur Indofood, Fransiscus Welirang kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (26/1/2011).
Ia menambahkan, meski harga gandum telah naik 50% sejak Agustus 2010, tidak serta merta diikuti dengan harga tepung gandum atau terigu. Meski terigu sudah naik, namun nilainya tidak sebesar peningkatan harga gandum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga bahan-bahan pendukung mie instan Indofood lainnya juga naik, meski masih terdapat varian yang berada di tingkat yang stabil. Harga Kedelai telah naik, begitu pula dengan Cabai.
Di sisi lain, bahan-bahan seperti kecap manis terpantau belum mengalami peningkatan. Untuk cabai botolan juga belum naik. Namun, untuk minyak goreng telah meningkat.
"Jadi produk-produk bermerek, kenaikannya tidak ditentukan bahan bakunya," tambahnya.
Seperti diketahui, bea masuk impor gandum sebagai bahan baku terigu belum ada tanda-tanda kepastian pembatalan. Produsen pun berencana menaikkan harga terigu mulai bulan depan jika penghapusan bea masuk ternyata tak berlaku surut.
(wep/qom)











































